Ekosistem mangrove di Teluk Jakarta mengalami perubahan signifikan akibat urbanisasi, pencemaran, dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perubahan tutupan lahan mangrove dari tahun 1979 hingga 2023 menggunakan teknologi penginderaan jauh, khususnya citra satelit Landsat. Metode penelitian meliputi pengumpulan data citra Landsat, koreksi geometrik dan radiometrik, serta klasifikasi citra menggunakan algoritma Random Forest. Analisis perubahan dilakukan dengan metode Change Vector Analysis (CVA) untuk mengidentifikasi dinamika tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas area mangrove menurun dari 1,886.37 ha pada tahun 1979 menjadi 800.59 ha pada tahun 2010, namun meningkat kembali menjadi 1,097.46 ha pada tahun 2023, mencerminkan upaya konservasi yang dilakukan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan dan pelestarian ekosistem mangrove di Teluk Jakarta, serta perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan yang lebih baik untuk rehabilitasi mangrove di kawasan tersebut.
Copyrights © 2025