Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pola asuh otoriter terhadap kesejahteraan psikologis remaja di Kabupaten Sorong. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 186 siswa dengan rentang usia 16-17 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari uji regresi linear sederhana, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 artinya nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa pola asuh otoriter memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan psikologis pada remaja. Dari hasil nilai koefisien regresi diperoleh nilai minus sebesar -0,455, dengan demikian pola asuh otoriter memiliki pengaruh negatif terhadap kesejahteraan psikologis remaja. Artinya semakin tinggi pola asuh otoriter maka semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologis remaja. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas kriteria subjek serta memperbanyak sempel penelitian. Selain itu, untuk mengembangkan penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan aspek dukungan sosial dan tipe pola asuh lain seperti pola asuh otoritatif (authoritative), permissive dan pola asuh lalai (neglectful parenting).
Copyrights © 2025