Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai etika dan moral yang terkandung dalam salah satu naskah kuno Piagam atau Piagem Rambang di masa Kesultanan Palembang. Pemaknaan dan interpretasi atas naskah Piagem Rambang diharapkan mampu merelevansikannya dalam konteks modern sekarang ini. Melalui metode epigrafi dengan lima tahapan dan metode sejarah lima langkah studi berfokus pada naskah kuno dalam Piagem Rambang dapat menjadi sumber inspirasi untuk membentuk karakter dan moralitas masyarakat di masa kini. Hasil kajian menunjukan bahwa aturan yang dibuat dalam naskah Piagem Rambang oleh Sultan Muhammad Baha’uddin di tahun 1781 Masehi sangat relevan dengan kondisi masyarakat di masa kini. Ajaran moral dan etika dalam tatatan kehidupan masyarakat Marga Rambang di masa lalu tersebut memiliki nilai-nilai kuno sebagai legacy heritage yang dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan moral di era modern, antara lain dalam persoalan pinjaman online, pinjol atau perjudian online, judol di sekarang ini.
Copyrights © 2025