Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba bersih dan arus kas operasi terhadap kebijakan deviden pada perusahaan manufaktur makanan dan minuman 2019-2023 variabel independen adalah kebijakan deviden variabel dependen ialah laba bersih dan arus kas operasi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan populasi mencakup seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Variabel laba bersih memiliki nilai t dengan nilai signifikansi 0,049 dimana nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian variabel laba bersih berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (deviden payout ratio). Laba bersih juga membantu menarik modal investor baru yang berharap untuk menerima dividen dari operasi yang berhasil dimasa yang akan datang. Variabel arus kas operasi memiliki nilai t dengan nilai signifikansi 0,324 dimana nilai signifikansi tersebut lebih besar dari α = 0,05. Dengan demikian variabel arus kas operasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap DPR (deviden payout ratio). Hal ini mengindikasi bahwa arus kas operasi yang tinggi tidak akan meningkatkan DPR (deviden payout ratio).
Copyrights © 2025