Plastik yang mudah terurai atau sering disebut dengan biodegradable film merupakan plastik yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh komposisi pati sagu dengan CMC dan jenis plasticizer serta mendapatkan kondisi optimum biodegradable film berdasarkan karakteristik morfologi, ketebalan, ketahanan air, degradabilitas, tensile strength, dan elongation. Variabel bebas pada penelitian ini adalah komposisi jumlah pati sagu dengan CMC (75:25, 80:20, 85:15, 90:10, 95:5) (%) dan jenis plasticizer (gliserol dan sorbitol). Penelitian ini terdiri dari dua tahapan proses, yaitu: (1) Pembuatan CMC dari sabut kelapa, dan (2) Pembuatan biodegradable film. Pembuatan biodegradable film dilakukan selama kurang lebih 30 menit dengan perlakuan pemanasan dilanjutkan dengan pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CMC yang dihasilkan memiliki sifat fisik berbentukserabut pendek, berwarna kuning, larut dalam air, kental dan memiliki nilai derajat substitusi sebesar 0.033756. Hasil uji anova menunjukkan bahwa kombinasi pati sagu dan CMC dengan jenis plasticizer tidak berpengaruh terhadap karakteristik ketebalan, ketahanan air dan degradabilitas.. Pada komposisi pati sagu dan CMC rasio (95:5) menghasilkan morfologi, ketebalan, ketahanan air dan degradabilitas terbaik. Pada komposisi pati sagu dan CMC rasio (75:25) dengan plasticizer sorbitol menghasilkan nilai tensile strength tertinggi sedangkan pada komposisi jumlah pati sagu dan CMC rasio (85:15) plasticizer gliserol menghasilkannilai elongasi tertinggi.
Copyrights © 2025