Lembaga pendidikan formal saat ini salah satunya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sreseh. Dimana sekolah tersebut memberikan pembelajaran salah satumya di bidang Bahasa Inggris. Di SMPN 1 Sreseh juga memiliki keterbatasan dalam melakukan proses belajar mengajar. Dimana kehadiran seorang pengajar terbatas, bahkan hampir setiap semester pengajar bisa sampai 2 atau 3 kali atau lebih tidak dapat hadir memberikan materi pembelajaran terhadap murid atau siswanya. Hal tersebut dirasa tidak efisien dan bahkan bisa memperlambat daya belajar siswanya yang pasif dalam belajar bahasa inggris. Maka dibuatkanlah aplikasi pembelajaran online yang bisa mengurangi keterhambatan pembelajaran di SMPN 1 Sreseh dengan mengetahui kecepatan suatu jaringan yang akan diterapkan pada aplikasi tersebut. Tapi harus dilihat seberapa baik teknologi ini melakukan layanan video conference melalui parameter–parameter Quality of Service (QoS) seperti halnya delay, troughput dan jitter. Pengujian sistem yang dilakukan dihitung menggunakan pengujian QoS terdiri dari tiga parameter dan dilakukan dengan 10 kali pengujian. Yang pertama, throughput pada 10 kali pengujian didapatkan nilai rata–rata sebesar 164,6391byte/s digolongkan kedalam kategori Sangat Bagus. Kedua, delay didapatkan nilai rata–rata sebesar 4,080915 ms digolongkan kedalam kategori Sangat Bagus. Ketiga, jitter didapatkan nilai rata–rata sebesar 1,73491 ms digolongkan kedalam kategori Bagus untuk penggunaan streaming video pada media pembelajaran bahasa inggris berbasis m-learning.
Copyrights © 2023