Per- dan polifluoroalkil (PFAS), yang dikenal sebagai "bahan kimia abadi," merupakan kelompok kontaminan sintetis yang sangat persisten dan sulit terurai di lingkungan. Penelitian ini mengkaji dampak PFAS, khususnya PFOA dan PFOS, terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, serta menguraikan awal mula kesadaran akan bahaya PFAS dari kasus perusahaan DuPont. Studi ini menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber untuk menjelaskan sifat kimia PFAS, cara penyebarannya, serta dampaknya pada kesehatan manusia dan lingkungan. Pada 1950-an, DuPont menggunakan PFOA dalam produksi Teflon. Pengungkapan oleh Rob Bilott pada 1999 menjadi titik balik penting yang membuka tabir bahaya PFAS setelah ditemukan pencemaran air minum yang mempengaruhi penduduk di Parkersburg, AS. Pencemaran PFAS berdampak terhadap kesehatan manusia dan lingkungan sehingga pengendaliannya memerlukan peran sektor pemerintah, industri dan masyarakat.
Copyrights © 2025