Angka stunting di Indonesia masih tinggi walau terjadi penurunan 21,6% tahun 2022 dari 24,4% tahun 2021. Mencegah stunting, perlu memperhatikan gizi calon ibu, ibu hamil dan ibu menyusui. Gizi ibu menyusui penting untuk memastikan kualitas Air Susu Ibu (ASI) yang menjadi sumber asupan selama 6 bulan pertama dengan ASI Eksklusif. Banyak ibu menyusui mengalami kendala memberikan ASI seperti faktor pekerjaan, kesehatan, anatomi payudara, stress dan rendahnya rasa percaya diri. Tujuan kegiatan ini, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam melakukan terapi hypnobreastfeeding. Sebelum diberikan materi peserta mengisi pretest, diberi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan diakhiri dengan posttest di Puskesmas Sitada-tada terhadap 25 ibu menyusui. Hasil posttest menunjukkan pengetahuan ibu menyusui meningkat menjadi 100%. Setelah pelatihan dan pendampingan, frekuensi menyusui menjadi >12x/hari (56%), dan lama menyusui >20 menit (48%). Disimpulkan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terapi hypnobreastfeeding meningkatkan pengetahuan, frekuensi, lama menyusui yang membuat ibu percaya diri memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan hingga anak usia 2 tahun. Harapannya, kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga ibu-ibu menyusui yang belum terpapar bisa mendapat ilmu dan manfaat yang sama dari terapi hypnobreastfeeding ini.
Copyrights © 2025