Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait HIV/AIDS di kalangan mahasiswa dan orang tua di Surabaya melalui kampanye edukatif dan penyuluhan. Mahasiswa dipilih karena peran mereka sebagai agent of change, sementara orang tua dipilih karena mereka adalah pelindung pertama bagi anak-anak. Penelitian ini dilakukan sebagai respons terhadap peningkatan jumlah masalah HIV/AIDS di Surabaya, yang mencapai 1.122 kasus pada Oktober 2023, dengan 600 kasus ber-KTP Surabaya dan 522 ber-KTP non-Surabaya. Melihat tingginya angka penularan ini, diperlukan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa dan orang tua. Metode yang dimanfaatkan merupakan Participatory Action Research (PAR), yang mengikutsertakan mahasiswa UINSA Surabaya dan orang tua di Kelurahan Baratajaya, Gubeng, Surabaya. Kegiatan meliputi kampanye HIV/AIDS selama lima hari di kampus dan penyuluhan satu hari di kelurahan. Hasil evaluasi Before-After menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang HIV/AIDS pada kedua kelompok. Mahasiswa menjadi lebih sadar akan peran mereka dalam menyebarkan informasi yang tepat, sementara orang tua lebih siap melindungi anak-anak dari risiko HIV/AIDS. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait HIV/AIDS serta membangun kapasitas peserta untuk aktif dalam pencegahannya.
Copyrights © 2025