Petugas Pemasyarakatan perlu memperhatikan kesadaran akan Work-life Balance seiring banyaknya tuntutan dalam pekerjaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat tingkat Work-Life Balance pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Teknik non-probability sampling sejumlah 94 responden. Terdapat 17 pernyataan indikator pada penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji analisis deskriptif dan uji normatif yang diolah menggunakan software IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukan bahwa pegawai dapat menerima standar kerja Lembaga pemasyarakatan Kelas I Tangerang secara baik dilihat dari target pekerjaan yang terselesaikan dengan maksimal. Namun Jam kerja yang ditetapkan pada Lapas Kelas I Tangerang belum berdasarkan aturan khususnya jam kerja ASN. Hal ini disebabkan pengawasan dan pengendalian keamanan narapidana dan lingkungan lapas merupakan tanggung jawab penting dari sebuah lapas.
Copyrights © 2023