Pengendalian penyebaran tuberkulosis paru sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, ekonomi, dan kualitas hidup. Pengendalian penyebaran Tuberkulosis melibatkan deteksi dini kasus baru dan pengobatan yang efektif untuk mengurangi risiko penyebaran ke orang lain. Hasil skrining Tuberkulosis bulan April 2024 di Desa Menjangan jumlah penderita sebanyak 12 orang, sebagian masyarakat banyak yang mengalami putus obat dan kambuh akibat pengobatan yang tidak tuntas atau juga karena bosan atau lupa tidak minum obat Tuberkulosis akibat kesibukan kerja. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang pencegahan tuberkulosis. Metode: pemberian materi dengan ceramah tentang penyakit Tuberkulosis, demonstrasi inhalasi sederhana dan etika batuk yang benar. Evaluasi kegiatan dilaksanakan dengan membagikan kuisioner pengetahuan mengenai pencegahan tuberkulosis. Hasil: mayoritas warga memiliki tingkat pengetahuan kurang sebesar 70%, sedangkan sesudah diberikan materi tentang pencegahan tuberkulosis mayoritas warga memiliki tingkat pengetahuan baik sebesar 90%. Hasil luaran yaitu publikasi jurnal. Kesimpulan: Promosi kesehatan dengan pemberikan informasi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan warga desa Menjangan tentang pencegahan tuberkulosis. Masyarakat diharapkan mampu melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap anggota keluarga yang memiliki resiko penyakit Tuberkulosis Paru.
Copyrights © 2025