Anak yang memperoleh dampak postif menggunakan metode komunikatif akan mengalami perkembangan dalam bahasa, baik dari segi komunikasi, pemerolehan kosa kata, penulisan kata, pemahaman makna dan lain sebagainnya. Namun, terdapat anak yang tidak dapat memahami pembelajaran bahasa menggunakan metode komunikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis penggunaan metode komunikatif pada anak usia 8 tahun yang memperoleh perbedaan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data menggunakan triangulasi data (wawancara, observasi dan dokumentasi). Penelitian ini menunjukan bahwa selama proses pengajaran berlangsung menggukana metode komunikatif tidak semua anak menangkap pembelajaran dengan persepsi yang sama. RA memperoleh peningkatan hasil belajar menggunakan metode komunikatif karena ketekunannya dalam belajar, sedangkan AR memperoleh penurunan hasil belajar karena kebiasaannya yang tidak mau mengulang materi pembelajaran di rumah.
Copyrights © 2025