Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh motivasi belajar dan stress akademik terhadap kesehatan mental pada remaja di Bengkulu selatan. Secara teori motivasi belajar seorang siswa dapat mempengaruhi kesehatan mental dan stress akademik dapat mempengaruhi kesehatan mental seorang siswa. Jenis penelitian ini kuantitatif regresional, dengan jumlah sampel 102 remaja di SMAN 8 Bengkulu Selatan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Pengambilan data dengan menyebarkan angket dan dianalisis menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R (0,340) berkekuatan lemah dan berarah positif serta nilai dengan Sig. 0,000<0,05. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variable motivasi belajar dan stres akademik terhafap kesehatan mental. Nilai R2(0,115) atau sebesar 11,5% pengaruh kedua variable terhadap kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2023