ABSTRAK Lansia sangat erat kaitannya dengan penuaan. Penurunan kekuatan akibat penuaan dapat menyebabkan berbagai perubahan, seperti hilangnya massa tulang, kelemahan otot punggung bawah, kekakuan sendi, gangguan penglihatan, serta kehilangan keseimbangan saat berjalan yang dapat meningkatkan risiko lansia terjatuh. Risiko jatuh yang tinggi adalah salah satu faktor yang menyebabkan orang tua menjadi lebih lemah dan dapat mengakibatkan cedera serius serta penurunan kualitas hidup. Penanganan khusus seperti latihan fisik yang teratur dapat meningkatkan keseimbangan dan koordinasi, yang merupakan faktor kunci dalam pencegahan jatuh diperlukan untuk mengurangi dampak resiko jatuh pada lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi mengenai penerapan latihan fisik sebagai strategi dalam upaya pencegahan resiko jatuh pada lansia ‘ema’ ‘abah’ di satuan pelayanan griya lansia Garut. Metode yang digunakan ceramah dan penerapan latihan fisik, dengan menggunakan pendekatan Evidence-Based Practice (EBP sehingga memudahkan para peserta dapat memahami Latihan fisik yang dilakukan sebagai upaya pencegahan resiko jatuh. Edukasi dan penerapan latihan fisik dilakukan pada 30 peserta ema abah di panti. Sosialisasi yang diberikan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah edukasi, dimana sebelum edukasi sebanyak 22 responden (73,33%) memiliki tingkat pemahaman cukup dan 8 responden (26,67%) memiliki pengetahuan yang kurang. Sedangkan setelah pemberian edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan Dimana sejumlah 27 responden (90%) memiliki pengetahuan yang baik, dan 3 orang responden (10%) memiliki pengetahuan yang cukup. Hasil kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan. Peserta yang awalnya tidak tahu menjadi tahu dengan diberikannya edukasi yang dilakukan. Dari edukasi ini para peserta dapat mengetahui dan memahami Latihan fisik yang dilakukan sebagai upaya pencegahan resiko jatuh. Kata Kunci: Edukasi, Latihan Fisik, Upaya Pencegahan, Resiko Jatuh ABSTRACT Elderly is closely related to aging. Decreased strength due to aging can cause various changes, such as loss of bone mass, weakness of lower back muscles, joint stiffness, visual impairment, and loss of balance when walking which can increase the risk of elderly people falling. A high risk of falling is one of the factors that causes elderly people to become weaker and can result in serious injuries and decreased quality of life. Special handling such as regular physical exercise can improve balance and coordination, which are key factors in preventing falls needed to reduce the impact of fall risk in the elderly. This activity aims to provide education regarding the application of physical exercise as a strategy to prevent the risk of falls in the elderly 'ema' 'abah' in the Garut elderly housing service unit. The method used is lectures and application of physical exercise, using the Evidence-Based Practice (EBP) approach so that it is easier for participants to understand the physical exercise carried out to prevent the risk of falls. Education and application of physical exercise were carried out on 30 ‘ema’ ‘abah’ participants in the shelter. The socialization provided can increase community understanding before and after education, where before education as many as 22 respondents (73.33%) had a sufficient level of understanding and 8 respondents (26.67%) had insufficient knowledge. While after education, there was an increase in knowledge where 27 respondents (90%) had good knowledge, and 3 respondents (10%) had sufficient knowledge. The results of this community service activity went well and in accordance with the objectives. Participants who initially did not know became aware by being given the education that was carried out. From this education, participants can learn and understand the physical exercises carried out to prevent the risk of falling. Keywords: Education, Physical Exercise, Prevention Efforts, Risk of Falls
Copyrights © 2025