Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Berhubungan Dengan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Puskesmas Pembangunan Sukmawati, Sukmawati; Mamuroh, Lilis; Witdiawati, Witdiawati
KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.614 KB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut pada tahun 2016 Kabupaten Garut memiliki ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) berjumlah wilayah I sekitar 11,7%, Wilayah II sekitar 15,6%, Wilayah III sekitar 13,2% serta Wilayah IV sekitar 12,9%. Tujuan penelitian menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pembangunan Kabupaten Garut. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pembangunan. Sampel adalah ibu hamil dengan usia kehamilan trimester 2 dan 3 yang ditentukan dengan teknik non probability sampling yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel 42 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa hampir hampir seluruh ibu hamil yang mengalami KEK memiliki pengetahuan yang baik (92,9%), sebagian besar berpenghasilan dibawah UMR (85,7%), sebagian besar mempunyai pekerjaan yang berat (69,0%), sebagian besar menderita sakit (54,8%), dan berusia pada rentang tidak beresiko (52,4%). Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian KEK, terdapat hubungan cukup antara penghasilan dengan kejadian KEK, terdapat hubungan yang kuat antara pekerjaan dengan kejadian KEK, terdapat hubungan yang cukup antara kondisi kesehatan dengan kejadian KEK, serta terdapat hubungan yang lemah antara usia dengan kejadian KEK. Diharapkan pada masa mendatang berbagai pihak dapat meneliti lebih lanjut variabel lain yang mempengaruhi terhadap kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil seperti sikap, sarana kesehatan perilaku serta sikap petugas kesehatan dan tokoh masyarakat. Kata kunci : KEK, pengetahuan, penghasilan, pekerjaan, kondisi kesehatan dan usia
Sosial Budaya Dalam Kehidupan Klien Kanker Payudara: Study Literatur Witdiawati, Witdiawati; Purnama, Dadang; Eriyani, Theresia
KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.135 KB)

Abstract

ABSTRAKKanker payudara masih menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian  pada kasus baru kanker di Indonesia bahkan didunia. Faktor sosial budaya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita kanker payudara. Tujuan penulisan ini adalah mengidentifikasi pengaruh sosial budaya dalam kehidupan klien dengan kanker payudara. Metodologi penelaahan artikel adalah dengan literatur review naratif pada penelitian kuantitatif dan kualitatif yang terpublikasi secara online dari tahun 2010-2017 dengan database EBSCO, CINAHL, Proquest dan Goggle schollar dengan menggunakan kata kunci sosial budaya, kanker payudara. Hasil telaahan didapatkan bentuk faktor sosial budaya yang teridentifikasi dalam  penelitian ini adalah unsur agama  (religi), komunikasi, informasi, dukungan sosial dan keluarga, kondisi sosial ekonomi dan pelayanan kesehatan. Faktor sosial budaya dapat mempengaruhi dan meningkatkan kualitas hidup serta perawatan penderita kanker payudara. Review ini menyimpulkan kajian penelitian menunjukan sosial budaya dapat mempengaruhi kehidupan serta kualitas hidup bagi penderita kanker payudara dari mulai awal didiagnosa. Intervensi keperawatan dengan berbasis sosial budaya sangat penting dalam penatalaksanaan perawatan kanker payudara. Kata Kunci: sosial budaya, kanker payudara ABSTRACTBreast cancer mortality is a high rate cases in Indonesia and even the world. The purpose of this study was to explore the socio- cultural in breast cancer patients’ life. The purpose of this study was to explore the influence socio- cultural factor in breast cancer patients’ life. The methodology of the article review is with the narrative review literature on quantitative and qualitative research published online from 2010-2017 with EBSCO, CINAHL, Proquest and Goggle schollar databases using socio-cultural keywords, breast cancer. Search results are the socio-cultural factors identified in this study are religious (religious), communication, information, social and family support, socio-economic conditions and health services. Socio-cultural factors can affect and improve the quality of life and treatment of breast cancer patients. This review concludes that research studies show that social culture can affect life and quality of life for breast cancer patients from early on diagnosed. Nursing interventions with socio-cultural based is very important in the management of breast cancer care. Keywords: socio-cultural, breast cancer.
Perlindungan Hukum Mahasiswa DIII Keperawatan Dalam Melaksanakan Praktik Eriyani, Theresia; Witdiawati, Witdiawati
KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.96 KB)

Abstract

Abstrak Pengadaan tenaga kesehatan dilakukan melalui pendidikan tinggi bidang kesehatan yang diarahkan untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar pelayanan profesi. Tahap Praktek Belajar Lapangan disebut juga sebagai proses pembelajaran klinik yang sepenuhnya dilaksanakan di lahan praktik yaitu Rumah Sakit dibawah pengawasan pembimbing klinik. Dalam melaksanakan praktik klinis mahasiswa bisa terjadi kesalahan atau kelalaian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggungjawab mahasiswa D III Keperawatan yang melakukan kesalahan yang mengakibatkan kerugian bagi pasien dan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi mahasiswa D III keperawatan yang melakukan kesalahan yang mengakibatkan kerugian bagi pasien. Penelitian yang diuraikan adalah penelitian normatif dengan menggunakan bahan hukum Primer, Sekunder dan Tersier, sifat penelitian deskriptif analitis, pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan tehnik studi dokumen, data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaturan tanggungjawab mahasiswa D II Keperawatan yang melakukan kesalahan dapat dilihat dari aspek perdata aspek pidana dan aspek administrasi sedangkan perlindungan hukumnya di atur dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, Undang-Undang R I No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, Undang-Undang No 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan, dan Peraturan Menteri Kesehatan No.148 Tahun 2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat sedangkan Perjanjian Kerjasama antara Institusi Pendidikan dan Institusi Kesehatan sudah terdapat 4 unsur yaitu persetujuan kehendak, kewenangan (kecakapan), objek (prestasi) tertentu dan tujuan perjanjian Kata kunci: Perlindungan Hukum, Mahasiswa D III Keperawatan, Rumah Sakit
PERSEPSI LANSIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI Witdiawati, Witdiawati; Purnama, Dadang; Sumarni, Nina
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Indonesia termasuk lima besar negara penduduk lanjut usia terbanyak di dunia, yang mencapai 18,1 juta jiwa atau 7,6 persen dari total penduduk. Beberapa penyakit degeratif muncul akibat perubahan fisik dan fungsi fisiologis tubuh diantaranya hipertensi. Penyakit hipertensi dan komplikasinya yaitu penyakit jantung, stroke dan penyakit ginjal merupakan salah satu penyebab kematian dan faktor resiko utama kematian. Dalam upaya pencegahan komplikasi hipertensi ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perilaku lansia, salah satunya adalah faktor persepsi lansia itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran persepsi lansia dalam upaya pencegahan komplikasi hipertensi. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah Non Probability sampling dengan pendekatan purposive sampling pada 70 sampel lansia hipertensi di wilayah Puskesmas Haurpanggung menggunakan kuesioner dengan nilai uji validitas dan Reliabilitas Alpha Cronbach 0,948. Analisa data yang digunakan adalah Skor T. Hasil penelitian diperoleh 61,4% persepsi lansia terhadap kerentanan dan keseriusan mengalami komplikasi hipertensi tidak mendukung, 55,7% persepsi lansia terhadap manfaat yang didapatkan apabila melakukan upaya pencegahan komplikasi tidak mendukung, 52,9% persepsi lansia tentang hambatan dalam melakukan upaya pencegahan komplikasi tidak mendukung dan 51,4% persepsi lansia tentang kemampuan dalam melakukan tindakan pencegahan tidak mendukung. Temuan penelitian menggambarkan keempat persepsi dari lansia hipertensi tidak mendukung kearah perilaku pencegahan komplikasi hipertensi. Perlu optimalisasi upaya promosi kesehatan bagi lansia melalui kegiatan berbasis masyarakat. Kata Kunci : Persepsi, Lansia, Hipertensi dan Health Belief Model
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan TBC Pada Anak Dikabupaten Garut Yani, Desy Indra; Fauzia, Nuris Azril; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Keperawatan BSI Vol 6, No 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.111 KB) | DOI: 10.31311/jk.v6i2.4172

Abstract

ABSTRAKPenyakit Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi masalah kesehatan di seluruh negara. Indonesia merupakan lima negara terbesar dengan kasus Tuberkulosis. Garut merupakan penyumbang penyakit TBC dengan 3.078 kasus, khususnya sebanyak 218 kasus TBC anak. Resiko penularan TBC tidak hanya pada dewasa, namun juga pada anak. Penularan ini diakibatkan oleh faktor-faktor baik eksternal ataupun internal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan TBC pada anak di Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Case Control. Jumlah sampel 92 anak yang terdiri dari 46 kasus dan 46 kontrol. Analisa data yang digunakan adalah deskriptif dan odds ratio. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel status gizi (p:0,000 OR= 0,11), riwayat kontak TBC (p: 0,000 OR= 0,15), usia imunisasi BCG (p: 0,002 OR= 0,11), ASI eksklusif (p: 0,000 OR= 0,13), keberadaan perokok (p: 0,000 OR= 0,05), sanitasi lingkungan: jenis tempat tinggal (p: 0,030 OR= 0,16), kepadatan hunian (p: 0,000 OR=0,10) dan ventilasi rumah (p: 0,000 OR= 0,13) dengan TBC pada anak. Kesimpulan. Faktor resiko TBC pada anak diantaranya adalah status gizi, riwayat kontak TBC, usia imunisasi BCG, ASI eksklusif, keberadaan perokok dan sanitasi lingkungan. TBC pada anak dapat dicegah dengan penanganan lebih lanjut kesehatan pada anak, perilaku keluarga dan lingkungan.Kata Kunci: Anak; Faktor Resiko; Tuberkulosis. ABSTRACTTuberculosis a disease that is a health problem throughout all the country in the world. Indonesia include in five largest countries with Tuberculosis cases. Garut is a contributor to TB disease with 3,078 cases, especially as many as 218 cases of tuberculosis in children. The risk of TB transmission not only in adults, but also in children. This transmission is caused by both external and internal factors. The purpose of this study was to determine the risk factors of TBC in children in Garut district. This research is done by using Case Control approach. The sample size was 92 children consisting of 46 cases and 46 controls. Data analysis used is descriptive and odds ratio. The results showed that there was a significant correlation between nutritional status (p:0,000 OR = 0,11), contact history of tuberculosis (p:0,000 OR= 0,15), BCG immunization age (p:0,002 OR= 0,11), exclusive breastfeeding (p:0,000 OR= 0,13), the presence of smokers (p:0,000 OR= 0.05), environmental sanitation: type of residence (p:0,030 OR= 0.16), occupancy density (p:0,000 OR= 0.10) and home ventilation (p:0,000 OR= 0.13) with tuberculosis in children. Conclusion. Risk factors for tuberculosis in children are nutritional status, history of TB contacts, BCG immunization age, exclusive breastfeeding, presence of smokers and environment sanitation. TB in children can be prevented by further treatment of child health, family behavior and the environment.Keywords: Children; Risk Factors; Tuberculosis.
Literasi Kesehatan Orang Dengan HIV/AIDS Kesumawati, Rianti; Ibrahim, Kusman; witdiawati, witdiawati
JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Vol 5, No 1 (2019): Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v5i1.15533

Abstract

 ABSTRAK Literasi kesehatan merupakan kemampuan seseorang untuk mencari, memahami informasi kesehatan dalam menentukan keputusan bagi kesehatannya. Di Kabupaten Garut prevalensi kasus AIDS masih tinggi. Literasi kesehatan ini sangat penting untuk orang dengan HIV/AIDS (ODHA) karena sangat rentan terkena infeksi opportunistik apabila tidak dapat melakukan perawatan kesehatan, pencegahan penyakit dan promosi kesehatan, diharapkan ODHA dapat memenuhi kebutuhannya melalui informasi yang diperoleh guna meningkatkan derajat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran literasi kesehatan orang dengan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan penarikan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 60 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner Health Literacy Study-Asia (HLS-Asia) diadaptasi dari Health Literacy Study-European (HLS-EU) yang dikembangkan oleh Kristine Sorensen terdiri dari 40 pertanyaan dan sudah diuji validitas dengan hasil alpha cronbach 0.982 untuk mengukur literasi kesehatan yang dilaksanakan pada bulan Juni 2018 di Poliklinik Dahlia TNI-AD Tk. IV Garut. Hasil penelitian Responden memiliki literasi rendah (56.7%) lebih banyak dibandingkan dengan responden yang memiliki literasi tinggi (43.3%). Keempat komponen literasi kesehatan yang rendah di Poliklinik Dahlia dikarenakan responden masih kesulitan dalam menilai informasi (63.3%) dan menerapkan informasi kesehatan (61.7%). Perlunya bagi petugas kesehatan memberikan informasi secara jelas, sederhana dan menyediakan sarana dan prasarana bagi ODHA untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatannya.ABTRACTHealth literacy is an individual’s ability to find, understand and comprehend health information in determining decisions for their health. AIDS cases prevalence in Garut is still considered high. Health literacy is very important for those who live with HIV / AIDS (ODHA) because they are tend to be fragile toward opportunistic infections if they don’t get health treatment, disease prevention and health promotion. It is expected that ODHA can fulfill their needs by obtaining some health information in order to improve their health status. This study purpose is to find out the description of health literacy on people living with HIV / AIDS. This research used quantitative descriptive design and purposive sampling to take 60 respondents. The instrument used on this research are Health Literacy Study-Asia (HLS-Asia) questionnaire that is adapted from the Literacy Study-European (HLS-EU), wich developed by Kristine Sorensen. It consist of 40 questions and its validity has been tested with the results of alpha cronbach 0.982 to measure health literacy that conducted  on June 2018 at the Dahlia Polyclinic of TNI-AD, Tk. IV Garut. Results this research Respondents who have lower literacy (56.7%) more than respondents who had high literacy (43.3%). The four components of low health literacy in Dahlia Polyclinic are the respondents’ difficulty to assess the information (63.3%) and to apply health information (61.7%). Hence, the health workers need to give ODHA simple health  information clearly and provide facility for fulfilling their health treatment needs.
FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI DALAM PEMANFAATAN POSBINDU Sumarni, Nina; Witdiawati, Witdiawati
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.492 KB)

Abstract

Meningkatnya umur harapan hidup penduduk berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk yang berusia lanjut. Pemeliharaan kesehatan bagi lansia dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan keluarga dan masyarakat setempat. Posbindu Cendrawasih merupakan satu-satunya posbindu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cipanas Garut, dengan jumlah lansia 126 orang. Cakupan pelayanan posbindu di Puskesmas Cipanas Garut masih rendah (30,2%) dari target 70%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang berkontribusi dalam pemanfaatan posbindu di Posbindu Cendrawasih Wilayah Kerja Puskesmas Cipanas Garut Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Ukuran sampel yang digunakan adalah sampel populasi yaitu 126 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabititasnya. Analisa penelitian dilakukan sampai analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar pengetahuan lansia dalam kategori kurang (50,78%), lansia bersikap negatif (62,78%), dukungan keluarga yang rendah (66,67%). Tindakan atau perilaku manusia dibentuk oleh keturunan, lingkungan dan pengetahuan. Sikap yang terbentuk tidak dapat diubah begitu saja karena sangat erat kaitanya dengan faktor dalam dan luar individu. Dukungan keluarga merupakan faktor penguat untuk terjadinya perilaku kesehatan. Puskesmas perlu melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan mengenai pentingnya posbindu sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan kesehatan lansia
PHARMACOLOGICAL MANAGEMENT PREECLAMPSIA IN PREGNANT WOMEN : LITERATURE REVIEW Annisya Awalia; Sukmawati Sukmawati; Witdiawati Witdiawati
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 3, No 4 (2020): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v3i4.162

Abstract

Preeclampsia is major cause of maternal and fetal mortality and morbidity. The incidence of preeclampsia in Indonesia has increased every year. One of the efforts to prevent complications from preeclampsia requires pharmacological management. The purpose of this study was to determine pharmacological management of pregnant women with preeclampsia. The design of this study was literature review with narrative review type. The strategy used to search Indonesian literature used the keyword penatalaksanaan OR menejemen klinis  AND farmakologi AND preeklampsia, for foreign language Intervention OR management clinic AND pharmacology AND preeclampsia. The data base used was Google Scholar and Pubmed. The inclusion criteria in this study were full text articles in Indonesian and English, samples of pregnant women with preeclampsia, published years of articles in 2010-2020, articles on pharmacological management of preeclampsia, articles on pharmacological treatment of preeclampsia, articles obtained in the literature search for this review as many as 604 articles that were analyzed according to the focus of the research were 10 articles. The result of the review found 3 interventions, namely procedures/SOP for the treatment of preeclampsia, types of drugs for preeclampsia, and the cost effectiveness of antihypertensive drugs. The conclusion was that there were 3 interventions in the pharmacological management of preeclampsia in pregnant women, namely procedures/SOP for preeclampsia, types of drugs for preeclampsia, cost effectiveness of antihypertensive drugs. The result of this literature review is expected to be information material for health workers in treating patients with various types of antihypertensive drugs, dosages and methods of action for preeclampsia cases.
BERAKSI CEGAH PENYAKIT TIDAK MENULAR DI RW 2 KELURAHAN JAYAWARAS TAROGONG KIDUL GARUT Udin Rosidin; Witdiawati Witdiawati; Umar Sumarna
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.29993

Abstract

Kegiatan PPM ini dilatarbelakangi dengan tingginya penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM). Keadaan seperti ini akibat adanya pergeseran pola penyakit, dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Konsep transisi epidemiologi tersebut menggambarkan adanya kecenderungan dominasi penyakit degenaritif yang sangat di tentukan oleh perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat yang sangat tepat untuk mengatasi penyakit degeneratif ini adalah dengan melaksanakan PHBS. Dalam kegiatan survey yang dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Jayawaras oleh mahasiswa profesi menunjukan banyak masyarakat yang menderita penyakit hipertensi dan diabetes melitus. Tujuan dalam kegiatan PPM ini diharapkan adanya gerakan masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM) khususnys penyakit hipertensi dan diabetes melitus. Metoda pelaksanaan PPM yang dilakukan diawali dengan persiapan sosial dengan melakukan pendekatan pada pihak terkait, baik lintas program maupun lintas sektoral. Kemudian melakukan serangkaian kegiatan upaya pencegahan PTM dengan thema BERAKSI CEGAH PTM. Kegiatan ini disepakati oleh seluruh masyarakat melalui musyawarah masyarakat kelurahan. Namun saat kegiatan sedang berjalan terjadi beberapa perubahan strategi pelaksanaan karena adanya pandemi covid 19. Hasil kegiatan  tidak seluruhnya bisa diikuti seluruh masyarakat karena metoda yang digunakan sebagian menggunakan metode daring. Kegiatan senam hipertensi dan pemeriksaan kesehatan diikuti oleh sebagian warga masyarakat sedangkan pendidikan kesehatan diikuti oleh ketua RT, RW dan kader kesehatan.  Hasil pengabdian ini diharapkan akan menjadi kebiasaan yang baik dari seluruh masyarakat terutama dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga dapat tercegah dari penyakit tidak menular.
Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Jentik Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Jayaraga Garut nina sumarni; Udin Rosidin; Witdiawati Witdiawati
ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Aspirator Volume 11 Nomor 2 2019
Publisher : Loka Litbang Kesehatan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.466 KB) | DOI: 10.22435/asp.v11i2.1370

Abstract

Abstract. Cases of dengue hemorrhagic fever (DHF) are still a threat in Indonesia, especially entering the rainy season, the number of sufferers usually tends to increase, this occurs due to the proliferation of Aedes aegypti mosquito breeding breed. Prevention and eradication of dengue fever must be the responsibility of all communities. Efforts that can be done by the community are to be able to play an active role in monitoring mosquito larvae. This study aims to identify the knowledge and attitudes of the community in the prevention and eradication of dengue mosquito larvae. The head of the family in Jayaraga Garut, 103 kk, the amount of total populations, the study time was October 2018. Aspect Research Results Respondents' knowledge of participation in prevention and eradication of dengue vector still had 8 respondents whose knowledge was lacking. Attitude, there are still 9 responses whose attitude is not good. Participation in doing 3M most of the people of Jayaraga have prevented the breeding of the Aedes aegypti mosquito larvae even though there are still respondents who did nothing. The conclusion is that there are still some respondents whose knowledge, attitudes and actions are not good or not good.
Co-Authors Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Aisyah, Salsa Andini, Wilda Annisya Awalia Arum Rukmasari Assidik, Muhamad Fajar Assidik Azzahra, Shafira Bakar, Shabila Fasa Noor Berlianti, Denisa Novianne Chandra Isabella Hostanida Purba Dadang Purnama Damar Irza Irza Desy Indra Yani Dinan, Nur Azmina Dwinaputri, Adinda Zahira Erna Irawan, Erna Fauzia, Nuris Azril Gustav, Ghina Irval Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Hasan, Nur Bilqis Haibah Mufidah Hendrawati Hendrawati Hidayat, Nabila Nur Fadilah Hutomo, Wahyuni MP Iceu Amira D.A Imas Rafiyah Inriyana, Ria Iwan Shalahuddin Iwan Sholahuddin K.H, Firla Husnul Kesumawati, Rianti Kintan Komala Kosim Kosim Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lilis Mamuroh Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Maidartati Maidartati, Maidartati Mamat Lukman Mambangsari, Citra Windani Mulya, Adelse Prima Mulyani, Airin Rizki Muryati Muryati Nara Raihani Neti Juniarti Nina Sumarni Ningrum, Tita Puspita Ningrum Noor, Rohmahalia M Nugraha, Puput Nuraeni, Imel Nurjanah, Lilis Siti Pataya, Amalla Putri, Syifa Nabilla Rahma, Syifa Imaniar Raihani, Nara Raini Diah Susanti Ramdani, Sucia Ratnasari, Indah Millenia Rifki Febriansyah Rohmahalian M. Noor Rukman Rukman Salsabila, Nada Salsabilla, Raisha Sari, Citra Windani Mambang Setiawan Setiawan Sheizi Prista Sari Sheizi Prita Sari Siti Fauziah Sri Hendrawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Tarigan, Sri Yenni Br Tetti Solehati Theresia Eriyani Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Uu Sunarya Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo Windy Rakhmawati Yuliana Eka Putri, Yuliana Eka Yusshy Kurnia Herliani Zaenal Muttaqin