Pendidikan yang demokratis berarti melibatkan murid secara aktif dalam seluruh proses pendidikanya (student-centersed- student active learning). Bukan sebaliknya,berpola top down, yakni berpusat pada guru (teacher centered) sehingga murid berperan sebagai objek didik, atau sebagaimana dikatkan oleh paulo freire dengan istilah bank ing syistem education atau pendidik gaya bank dimana murid diibaratkan sebagai celengan yang bersifat koin. Proses pendidikan yang menekankan pentingnya nilai-nilai kebebasan dan demokrasi inilah yang menjadikan pendidikan bernuansa humanis. Perlakuanya menggunakan pendekatan humanistik. Kebebasan menimbulkan kreativitas. Kreativitas merupakan proses mental dan kemampuan tertentu untuk “menciptaâ€. Sikap demokrasi adalah perilaku individu, tindakan, perasaan, pandangan yang menjunjung tinggi persamaan, menghargai pendapat orang lain, musyawarah, kebebasan dan tanggung jawab. Dalam rangka mengoptimalkan perilaku budaya demokrasi maka sebagai generasi penerus yang akan mempertahankan negara demokrasi, perlu mendemonstrasikan bagaimana peran serta kita dalam pelaksanaan pesta demokrasi. Kata Kunci: implementasi, sikap demokrasi, Pendidikan Kewarganegaraan.
Copyrights © 2015