Artikel ini menganalisis cerpen Pelajaran Mengarang karya Seno Gumira Ajidarma menggunakan perspektif Teori Konstruksi Sosial yang dikembangkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Teori ini menjelaskan bagaimana realitas sosial dibentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Dalam cerpen, sistem pendidikan dipahami sebagai agen sosialisasi yang membentuk pemahaman siswa tentang kenyataan melalui aturan dan norma yang dilembagakan. Tulisan ini mengeksplorasi bagaimana institusi pendidikan dalam cerpen mereproduksi konstruksi realitas yang menekan kreativitas individu, serta bagaimana tokoh utama mengalami internalisasi norma yang membatasi kebebasannya dalam menulis. Dengan pendekatan ini, artikel menunjukkan bahwa Pelajaran Mengarang merupakan kritik terhadap pendidikan yang lebih menekankan kepatuhan daripada kebebasan berpikir.
Copyrights © 2025