Industri semen Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan pasca-COVID-19, membuka peluang permintaan yang harus dimanfaatkan. Untuk mempertahankan posisi pasar, perusahaan perlu menerapkan strategi peningkatan operational excellence pada produksi, terutama dalam menjaga kelancaran Kiln pada sistem pyroprocessing. Kiln berperan penting dalam proses produksi semen, dan gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan kerugian. Meskipun perusahaan telah menerapkan pemeliharaan preventif yang terjadwal, breakdown tetap terjadi sebelum jadwal pemeliharaan dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemeliharaan yang lebih efektif pada pyroprocessing system PT. DEF. Metode yang digunakan dimulai dengan menentukan maintenance priority index (MPI) untuk peralatan utama di pyroprocessing menggunakan metode System Equipment Reliability Prioritization (SERP). Setelah itu, dilakukan pengujian distribusi data dan analisis keandalan sisa peralatan. Optimasi biaya perawatan dilakukan untuk mencapai target kinerja perusahaan, yang berfokus pada pengurangan biaya dan peningkatan keandalan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan dengan MPI tertinggi, yang berada dalam sepuluh besar, dapat mencapai target keandalan sistem sebesar 0,9. Penelitian ini juga menghasilkan strategi pemeliharaan yang tepat dengan interval waktu pemeliharaan yang teroptimasi untuk masing-masing peralatan, yang diharapkan dapat mengurangi breakdown dan gangguan produksi. Dengan penerapan strategi pemeliharaan yang lebih tepat, diharapkan keandalan sistem pyroprocessing PT. DEF dapat meningkat, dan proses produksi semen dapat berjalan lebih lancar dengan biaya yang lebih efisien.
Copyrights © 2025