Optimasi jenis zat tumbuh untuk kultur suspensi sel jahe merah perlu dilakukan karena keterbatasan produksi jahe merah skala lapang. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh 2,4D dan asam salisilat secara terpisah terhadap kultur suspensi sel jahe merah. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen. Subkultur kedua suspensi sel jahe merah yang telah diketahui kurva pertumbuhannya diberi 2,4D dan asam salisilat secara terpisah dengan konsentrasi 1,2, dan 3 ppm pada medium cari MS basal. Penelitian ini mengungkapkan bahwa 3 ppm konsentrasi 2,4D lebih efektif dibandingkan asam salisilat dalam meningkatkan berat basah, berat kering, dan Settled Cell Volume
Copyrights © 2025