Penelitian ini berjudul “Penerapan konseling individu dengan teknik Cognitive Restructuring untuk mengurangi Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada klien “A” korban kekerasan”. Adapun yang melatar belakangi penelitian ini yaitu setiap individu mengalami gangguan psikologis yang dapat muncul akibat pengalaman trauma seperti kekerasan dari orang tua dan mengubah pola pikir negatif menjadi lebih rasional dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang dialami klien “A” korban kekerasan di Jl mayorzen Lorong margoyoso Rt 10, Rw 03 Kecamatan Kalidoni dan penerapan konseling individu dengan teknik Cognitive Restructuring untuk mengurangi Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi perjodohan pola, eksplansi, dan analisis deret waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum penerapan konseling individu dengan teknik cognitive restructuring gambaran posttraumatic stress disorder (PTSD) pada klien “A” korban kekerasan di kecamatan kalidoni yang masih terlihat sangat jelas yang memunculkan perilaku-perilaku yang mengidentifikasikan aspek-aspek dari posttraumatic stress disorder (PTSD) seperti sulit mempercayai orang lain, rasa takut atau cemas berlebihan, kesulitan mengendalikan kemarahan, agresif, hal-hal yang mengingatkan peristiwa trauma, merasa tenang, ganguan konsentrasi, kesulitan berinteraksi, kesulitan bersosialisasi. Selanjutnya setelah penerapan konseling individu dengan teknik cognitive restructuring untuk mengurangi posttraumatic stress disorder (PTSD) mampu menerima dirinya dengan baik. Konseling individu dengan teknik Cognitive Restructuring untuk mengurangi Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada klien “A” korban kekerasan dengan menggunakan tiga tahap yaitu tahap awal, tahap pertengahan, dan tahap akhir
Copyrights © 2025