Mutu sumber daya manusia (SDM) merupakan aspek yang sangat penting dalam setiap organisasi, termasuk dalam sektor pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh mutu SDM di Rumah Sakit Ibu dan Anak ‘Aisyiyah Samarinda pada tahun 2025, dengan fokus pada pemahaman kondisi karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain cross-sectional. Populasi yang diteliti adalah seluruh pegawai Rumah Sakit Ibu dan Anak ‘Aisyiyah Samarinda yang berjumlah 120 orang, sementara sampel yang diambil sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau dengan bantuan perangkat komputer untuk mengukur hubungan antara mutu SDM dan variabel stres kerja, kesehatan mental, serta kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara stres kerja, kesehatan mental, dan kesejahteraan psikologis terhadap mutu SDM, dengan nilai rata-rata 18257 dan standar deviasi 1.0333. Uji normalitas menunjukkan nilai 0.000, yang mengindikasikan data tidak terdistribusi normal. P value yang diperoleh adalah 0.853, yang mengindikasikan tidak ada pengaruh signifikan antar variabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa stres kerja, kesehatan mental, dan kesejahteraan psikologis tidak mempengaruhi mutu SDM secara signifikan, meskipun pengelolaan faktor-faktor tersebut tetap penting untuk keseimbangan dan produktivitas pegawai.
Copyrights © 2024