Tanaman jagung merupakan salah-satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Tanaman jagung tumbuh dengan subur pada kondisi tanah yang gembur, drainase baik, serta keadaan kelembaban tanah yang cukup kurang dan tanaman jagung akan layu jika kelembaban tanah kurang dari 40%, serta tingkat keasaman yang baik buat jagung berkisar antara 5,6 - 7,5. Berdasarkan hasil analisis di desa Palatta diketahui kurang nya perhatian khusus dari petani mengenai kelembaban tanah serta pH tanah pada tanaman jagung sehingga membuat tanamam mudah terserang penyakit serta kekurangan unsur hara. Semakin berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan bidang teknologi saat ini, hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat sebuah sistem atau alat yang berbasis Internet Of Things ( IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem monitoring kualitas tanah pada kebun jagung berbasis Internet Of Things (IOT). Sistem ini dapat digunakan dan membantu petani dalam mengetahui tingkat kelembaban serta keasaman tanah tanpa harus berada di kebun jagung miliknya, petani akan mendapatkan informasi yang akurat dan dapat diandalkan mengenai kondisi tanah secara real-time , yang memungkinkan petani untuk mengambil tindakan yang diperlukan tepat waktu. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem dapat berjalan dengan optimal, di dapat akurasi sensor soil moisture 95.00% dan sensor pH tanah dengan akurasi 96.60%.
Copyrights © 2025