Kayu secang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai tabir surya. Penggunaan sunscreen merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi kulit dari efek merugikan yang disebabkan oleh radiasi UV. Kemampuan suatu sunscreen dapat melindungi kulit untuk menghindari penyebab efek buruk sinar matahari yang disebabkan karena paparan sinar ultraviolet dinyatakan dengan Sun Protection Factor (SPF). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi Hidroksipropil metilselulosa (HPMC) sediaan gel sunscreen ektrak kayu secang dengan mutu fisik yang baik berdasarkan karakterisasi sediaan gel dan menguji nilai SPF sediaan gel sunscreen kombinasi ekstrak kayu secang. Sediaan dibuat sebanyak 3 formula dengan perbedaan konsenstrasi HPMC yaitu FI dengan konsentrasi 4%, FII dengan konsentrasi 6% dan FIII dengan konsentrasi 8%. Hasil penelitian menunjukan variasi konsentrasi gelling agent berpengaruh terhadap mutu sediaan gel sunscreen. Formula 1 merupakan formula terbaik berdasarkan hasil evaluasi sediaan yang meliputi uji viskositas dan uji pH. Ekstrak kayu secang memiliki aktivitas tabir surya dengan nilai SPF tertinggi 13,96 yang dikategorikan sebagai proteksi maksimal dan sediaan gel memiliki aktivitas tabir surya 8,32 yang dikategorikan sebagai proteksi maksimal.
Copyrights © 2025