Bekatul merupakan hasil samping penggilingan padi yang seringkali hanya diangga limbah. Padahal di dalamnya terdapat kandungan yang dapat dimanfaatkan seperti selulosa. Hidrolisis selulosa oleh enzim selulase akan menghasilkan senyawa glukosa. Enzim selulase dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya bakteri Bacillus sp. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi substrat bekatul dan suhu inkubasi terhadap aktivitas enzim selulase Bacillus sp. Uji aktivitas enzim selulase pada substrat bekatul dilakukan dengan konsentrasi 0,5%; 1,0%; 1,5% dan suhu inkubasi 30°C, 40°C, 50°C menggunakan metode DNS (3,5-Dinitrosalicylic acid). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan Two Way ANOVA dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil pada P<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan yang diberikan oleh interaksi antara konsentrasi substrat bekatul dengan suhu inkubasi terhadap aktivitas enzim selulase dari Bacillus sp. Namun, terdapat pengaruh yang diberikan oleh masing-masing variasi perlakuan konsentrasi substrat dan suhu inkubasi terhadap aktivitas enzim. Aktivitas enzim selulase tertinggi terhadap substrat bekatul diperoleh pada variasi perlakuan konsentrasi substrat 1,5% dan suhu inkubasi 50°C yaitu 0,0185 U/mL.
Copyrights © 2024