Resistensi bakteri terhadap antibiotik menjadi tantangan besar dalam dunia medis, sehingga diperlukan pendekatan baru dalam pengembangan obat. Kimia komputasi, khususnya metode in silico, telah banyak diterapkan dalam perancangan senyawa antibiotik baru. Artikel ini meninjau berbagai metode komputasi seperti Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas (HKSA), molecular docking, dan simulasi Molecular Dynamic (MD) yang telah digunakan dalam desain antibiotik baru. Dari berbagai studi literatur yang dikaji, ditemukan bahwa pendekatan in silico dapat meningkatkan efisiensi dalam menemukan kandidat senyawa dengan potensi antibakteri tinggi. Namun, diperlukan validasi eksperimental lebih lanjut untuk mengonfirmasi hasil komputasi. Validasi ini dapat dilakukan melalui uji in vitro dengan kultur sel bakteri untuk mengukur efektivitas antibakteri, serta uji in vivo menggunakan model hewan guna mengevaluasi efikasi dan toksisitas senyawa kandidat.
Copyrights © 2025