Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS ZAT WARNA EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH TOMAT APEL (Lycopersicon esculentum Miller) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER ULTRAVIOLET-VISIBLE Amin, Saeful; Nurcahya, Eulis
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Farmasi Galenika Volume 5 No. 2, 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.856 KB)

Abstract

Tumbuhan Lycopersicon esculentum Miller dikenal juga dengan buah tomat apel yang mengandung zat warna alami yaitu likopen. Penelitian ini dilakukan terhadap zat warna hasil ekstraksi dari buah tomat apel (Lycopersicon esculentum Miller). Tahapan pengujian dilakukan dengan menentukan panjang gelombang maksimum yang bertujuan untuk mengetahui nilai absorbansi tertinggi dari optimasi pelarut dan perbedaan waktu ekstraksi dengan mengukur serapan pada panjang gelombang 400-800 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Dilakukan optimasi pelarut dan perbedaan waktu ekstraksi dengan penentuan absorbansi pada pencarian panjang gelombang maksimum. Uji stabilitas terhadap pH dilakukan pada pH 4 pH 7 pH 10 yang dilihat berdasarkan nilai absorbansi tertinggi dan uji stabilitas terhadap suhu pemanasan dilakukan pada suhu 30oC, 40oC, 50oC, 60oC, 70oC. Hasil penelitian bahwa kondisi optimum ekstraksi zat warna dari buah tomat apel (Lycopersicon esculentum Miller) yaitu menggunakan pelarut etil asetat dengan waktu ekstraksi 10 menit pada pH 7 dan suhu 60oC.
Synthesis and Characterization Molecularly Imprinted Polymers for Analysis of Dimethylamylamine Using Acrylamide as Monomer Functional Amin, Saeful; Damayanti, Sophi; Ibrahim, Slamet
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 8, NOMOR 2, AGUSTUS 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jki.v8i2.330

Abstract

A selective separation techniques with Molecularly Imprinted Polymer (MIP) for High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) has been developed for the assay of Dimethylamylamine (DMAA) doping compounds. Molecular imprinted polymer (MIP) is a technique to produce a polymer having the cavity due to the disposal of the templates, in which the cavity serves to recognize the molecules of the same size, structure, chemical and physical properties. The selectivity and affinity of the templates itself will increase, while the concentration value is increasing. MIP is made by DMAA as template, acrylamide as functional monomer, ethylene glycol dimethacrylate (EGDMA) as cross linking, azobisisobutyronitrile (AIBN) as the initiator and chloroform as a porogen solvent; using bulk method. The aim of research are conduct the MIP for the DMAA compound analysis, then the formed MIP is characterized by using Fourier Transform Infra Red (FTIR) and Scanning Electron Microscopy (SEM) to find out the polymer complexes formed and the morphological form of the MIP. The MIP formed then was analyzed by using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) to know the amount of the DMAA, the adsorption capacity, and the adsorption condition found in the MIP. The result of analysis on the content of DMAA in the MIP by using UV-Vis Spectrophotometer is 1.957 mg. Scanning Electron Microscopy (SEM) shows that the MIP has irregular and rough morphological structure; while the NIP has irregular morphology structures and smooth surfaces shape
Ethanol solvent and pH effect on antioxidant activity of purple sweet potato (Ipomoea batatas L.) Nurzaman, Mochamad Herdi; Adlina, Salsabila; Herdianti, Nita; Amin, Saeful
Pharmaciana Vol. 15 No. 1 (2025): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v15i1.30406

Abstract

Air pollution induces the production of reactive oxygen species (ROS), which can cause tissue damage when excessive. Antioxidants help counteract this damage, and purple sweet potatoes, rich in anthocyanins, are a promising natural antioxidant source. This study aimed to determine the effect of solvent acidity variations on the antioxidant activity of purple sweet potato (PSP) tuber extract and identify the optimal pH condition. Using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) scavenging assay, ethanol solvents at different pH levels (non-acidified ethanol, pH 2.5, pH 2, and pH 1.5) were tested. The results showed that higher acidity enhanced antioxidant activity, with the strongest activity observed at pH 1.5, yielding an IC50 value of 9.74±0.23 ppm. Although less potent than Vitamin C (IC50 1.22±0.04 ppm), the extract demonstrated significant potential as a natural antioxidant source. Further studies on anthocyanin content are recommended to better understand its contribution to antioxidant activity.
Pharmacy Education: Preparing Pharmacists for Global Challenges in the Digital Age Amin, Saeful; Fadli, Fadli; Justicia, Adhisty Kharisma
Journal of Pharmacopoeia Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH-JP
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/r72dcy77

Abstract

This study aims to examine the development of pharmacy education in the digital era, as well as to prepare pharmacists to face global challenges. The method used is the Systematic Literature Review (SLR), which is carried out by collecting, evaluating, and synthesizing previous research results comprehensively. The research process includes identifying literature through academic databases such as Scopus, PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect, selecting studies based on inclusion and exclusion criteria, extracting data related to objectives, methods, results, and conclusions, synthesizing findings, and reporting research results. The results of the study indicate that pharmacy education needs to transform to prepare competent pharmacists in the digital era. Integration of technology into the curriculum such as e-learning, blended learning, augmented reality (AR), and virtual reality (VR) provides a more flexible learning experience. In addition, mastery of technology such as big data, artificial intelligence (AI), and pharmacy information systems is essential to support evidence-based decision making and efficiency of health services. The challenges faced include limited infrastructure, resistance to change, and the gap between the competencies taught and the digital skills needed in the world of work. Therefore, curriculum updates and training for pharmacists who are already working are very necessary to ensure pharmacists are prepared to face an increasingly digitalized profession
Peran Kimia Medisinal Dalam Pengembangan Obat Anti Kanker Amin, Saeful; Meithasari, Fauziah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.245

Abstract

Dengan penekanan pada pembuatan, sintesis, dan penyempurnaan zat bioaktif yang dapatsecara selektif menargetkan sel kanker, kimia medis sangat penting untuk pengembangan obatanti-kanker. Disiplin ini memungkinkan untuk mengidentifikasi senyawa dengan aktivitasantikanker yang kuat dan efek samping minimal dengan menggunakan pendekatan danmekanisme kerja berbasis struktur. Untuk meningkatkan kemanjuran dan selektivitas obatobatan,berbagai metode kontemporer digunakan, termasuk desain berbantuan komputer,penelitian farmakokinetik, dan perubahan struktural kimia. Selain itu, kemajuan dalam kimiamedis telah menciptakan peluang untuk menciptakan perawatan kanker yang lebih akurat.Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan memnsitetis senyawa baru dengan aktivitasyang lebih baik dibandingkan dengan obat yang sudah ada, menguji aktivitas sitotoksiksenyawa secara in vitro pada sel kanker dan menganalisi hubungan struktur-aktivitas untukmenemukan senyawa. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode memodifikasistruktur senyawa, uji aktivitas biologis (in vitro & in vivo) dan analisis qsar. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa senyawa 1-(4-tert-butilbenzoiloksi) urea memiliki aktivitas sitotoksik yanglebih tinggi dibandingkan 1-(benzoiloksi)urea dan hidroksiurea. Nila dari senyawa ini adalah59,15 μg/mL, lebih rendah dibandingkan senyawa pembanding lainnya (hidroksiurea: 430,21μg/mL), yang berarti senyawa ini lebih efektif dalam membunuh sel kanker, beberapa turunanN-benzoyl-N'-(4-fluorophenyl) thiourea menunjukkan kemungkinan efek mutagenik, sehinggaaspek toksisitas perlu diperhatikan.
Peran Kimia Medisinal dalam Pengembangan Obat Antikanker: Pendekatan Komputasi dan Eksplorasi Senyawa Bioaktif dari Sumber Alam Amin, Saeful; Pratama, Dian Eka
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.248

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian global, dengan tantangan seperti resistensi obat dan efek samping serius dari terapi yang ada. Penelitian ini mengeksplorasi peran kimia medisinal dalam pengembangan obat antikanker melalui pendekatan komputasi dan eksplorasi senyawa bioaktif dari sumber alam. Metode yang digunakan adalah literature review dengan analisis terhadap 10 artikel terpilih dari database internasional seperti PubMed, ScienceDirect, dan Springer, serta jurnal nasional terakreditasi SINTA. Hasil menunjukkan bahwa teknik komputasi seperti molecular docking, simulasi dinamika molekuler, dan QSAR mempercepat identifikasi dan optimasi senyawa antikanker. Senyawa bioaktif dari sumber alam seperti Babandotan (Ageratum conyzoides L.) dan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) menunjukkan potensi sebagai agen antikanker melalui mekanisme penghambatan pertumbuhan sel kanker, induksi apoptosis, dan penghambatan angiogenesis. Kesimpulannya, pendekatan kimia medisinal berbasis komputasi dan eksplorasi sumber alam menawarkan peluang besar dalam pengembangan obat antikanker yang lebih efektif dan aman. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi temuan ini melalui eksperimen laboratorium dan uji klinis.
Literature Riview: Sintesis dan Karakteristik Turunan Imidazol Sebagai Agen Antifungi Amin, Saeful; Putri, Puspa Virgiantika Adzkia
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.250

Abstract

Imidazol, atau 1,3-diazol, adalah senyawa organik aromatik heterosiklik yang termasuk dalam golongan alkaloid dengan rumus molekul C₃H₄N₂. Senyawa ini juga berfungsi sebagai antibiotik yang dapat menghambat hingga membunuh jamur. Imidazol pertama kali disintesis oleh Heinrich Debus pada 1858, meskipun turunannya telah ditemukan sejak 1840-an. Sintesisnya melibatkan reaksi antara glioksal, formaldehida, dan amonia. Penelitian ini bertujuan untuk membahas sintesis dan karakterisasi turunan imidazol sebagai agen antifungi melalui kajian literatur. Metode penelitian ini menggunakan literature riview. Hasilnya menunjukkan adanya berbagai rute sintesis alternatif untuk 1,3-diazol dan turunannya, termasuk metode Debus-Radiszewski, sintesis Wallach, dehidrogenasi imidazolin, alfa halo-keton, sintesis Marckwald, dan amino nitril. Karakterisasi senyawa ini menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi untuk menentukan gugus fungsi, struktur molekul, serta kemurnian senyawa.
Peran Kimia Medisinal dalam Pandemi Covid19 pada Senyawa Turunanin-4-Benzoil-N’-(4 Fluorofenil) Tiourea Amin, Saeful; Yuliani, Renny
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.251

Abstract

Terapi spesifik untuk virus SARS-COV2 masih dikembangkan dibeberapa negara di dunia. Salah satu target molekuler yang diduga spesifik pada SARS COV2 adalah 3CLpro atau protease utama virus COVID-19. Berdasarkan target kerja tersebut, terdapat kemiripan antara senyawa turunan N-4-benzoyl-N’-(4-fluorophenyl) thiourea dengan inhibitornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan senyawa turunan N-4-benzoyl-N’-(4 ifluorophenyl) thiourea sebagai calon obat yang dapat menghambat protein virus SARS-CoV2 menggunakan metode HKSA secara in silico. Berdasarkan hasil analisis tersebut didapatkan persamaan terbaik untuk pengembangan anti virus SARS-CoV2 Log 1/C = 0,269 Log P2 – 2,776 Log P + 0,221 cMR +3,195 (n= 8; R =0,949 S= 0,11399; F=12,119;Sig =0,018). Peran dari gugus yang mengandung lipofilik dan sterik dapat meningkatkan aktivitasnya sebagai anti virus SARS-CoV2 secara In silico pada modifikasi turunan tersebut.
Review Artikel: Peran Pendekatan In Silico dalam Kimia Medisinal untuk Perancangan Senyawa Antibiotik Baru Amin, Saeful; Nabila, Liza Salsa
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.252

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik menjadi tantangan besar dalam dunia medis, sehingga diperlukan pendekatan baru dalam pengembangan obat. Kimia komputasi, khususnya metode in silico, telah banyak  diterapkan dalam perancangan senyawa antibiotik baru. Artikel ini meninjau berbagai metode komputasi seperti Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas (HKSA), molecular docking, dan simulasi Molecular Dynamic (MD) yang telah digunakan dalam desain antibiotik baru. Dari berbagai studi literatur yang dikaji, ditemukan bahwa pendekatan in silico dapat meningkatkan efisiensi dalam menemukan kandidat senyawa dengan potensi antibakteri tinggi. Namun, diperlukan validasi eksperimental lebih lanjut untuk mengonfirmasi hasil komputasi. Validasi ini dapat dilakukan melalui uji in vitro dengan kultur sel bakteri untuk mengukur efektivitas antibakteri, serta uji in vivo menggunakan model hewan guna mengevaluasi efikasi dan toksisitas senyawa kandidat.
Review Artikel Jurnal: Studi Literatur: Molecular Docking Senyawa Anti-COVID-19 terhadap Enzim 3c-Like Protease Amin, Saeful; Alfarizi, Andris
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.253

Abstract

SARS-CoV-2 adalah suatu virus yang menyebabkan munculnya COVID-19 di kehidupan manusia dan menjadi sebuah pandemic darurat pada Maret 2020. diketahui bahwasanya target utama untuk mengatasi pandemi tersebut adalah melalui pengembangan obat anti-COVID-19 dari enzim 3c-Like Protease (3CLpro), yang menjadi sebuah enzim penting untuk mampu menjadi sebuah replikasi virus terkait. Studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa anti-virus, terutama yang berasal dari tumbuhan, dalam menghambat enzim 3CLpro melalui metode molecular docking. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian yang dilakukan sekitar tahun 2012 hingga 2022 saja. Perolehan hasil menunjukkan bahwa senyawa seperti umifenovir, catechin gallat (CG), dan epicatechin gallat (ECG) memiliki skor docking yang sangat baik, dengan nilai energi bebas (ΔG) yang rendah, menunjukkan afinitas yang tinggi terhadap enzim 3CLpro. Selain itu, senyawa-senyawa dari tumbuhan lokal seperti jambu biji, teh hijau, dan bidara Arab juga menunjukkan potensi sebagai penghambat SARS-CoV-2. Studi ini menyimpulkan bahwa senyawa-senyawa tersebut dapat menjadi kandidat obat anti-COVID-19 yang efektif, dan Indonesia, dengan kekayaan biodiversitasnya, memiliki potensi besar untuk proses pengembangan beragam obat herbal yang berpotensi melawan COVID-19. Dengan itu, dibutuhkan adanya penelitian lanjutan guna memvalidasi temuan ini melalui uji in vitro dan in vivo.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Adelita, Keysha Putri Aeni, Sini Qurota Afifah, Fitri Nur Agustin, Mutiara Agustin, Salsabila Cahyadiana Agustina, Tasya Agustriana, Widya Ainunisa, Alma Amalia Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amanda NR, Nadila Amelia, Nabila Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Andika Pratama Andini, Mawar Andriani, Della Anggi Setiawan, Rio Anggraeni, Yuniar Dwi Anisa, Anis Anjani, Puteri Tita Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arifin, Nizar Nurul Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Athollah, Rifqi Nabil Aulia, Mila Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Ayu Wulandari Az Zahra, Siti Zulfa Azhara, Rifa Salma Azhari, Resi Aulia Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia CINDY CINDY Claudya, Stefanie Daniswara, Fawwaz Darmawan, Muhammad Rahmat Darusman, Rafly Fadillah De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dewi, Sabrina Putriansyah Dian Eka Pratama, Dian Eka Dienia, Wida Salsabila Diva, Amadita Jacinda Dwi, Syamsiati Eka Saraswati Esti Mumpuni, Esti Euis, Euis Fadli Fadli Fadlillah, Raisya Ismah Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Farhatunnisa, Elsa Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Febriyanti, Nadia Rahma Fernanda, Refa Firdaus, Muhammad Riffa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul Ghassani, Shefila GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guntara, Giri Guspiana, Rudi Hamzah, Dzaky Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Hawari, Khoirul Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Hoerunisa, Pina Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Ilhami, Dinda Ayu Dara Illavana, Nazara Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Irfandi, Fikri Efad Ismail, Alya Auliya Jannah, Isma Aenul Jibril, Shaira Judijanto, Loso Juliyana, Anjar Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Khoerunisa, Widia Salsabila Khoirunnisa, Aliifah Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka Leandra, Dhea Nova Lestari, Nabila Lestari, Siti Laesa Lisa Fitriani Liugiarto, Carolin Denisti M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Malika, Ardina Malika, Dea Maria, Hana Diana MAULANA, RIZA Maulida, Nazwa Lutfia Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah Melayu, Nasywa Nada METI MEGAWATI, METI Meyanti, Reti Miraz, Yunisa Muhamad Rizki Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Muliadi, Prayoga Murdina, Rd Dina Siti Mustafidah, Syifa Muttaqin, Muhammad Zainal Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nabilah, Luthfiyah Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Niktar, Indika Nisa, Fika Fahrun Nugraha, Rangga Nuraeni, Tania Nuraeni, Tiwi Nurafifah, Shifa Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurfatimah, Ghefira Shofa Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurhanifah, Hana Nurhanifah, Neng Sarah Nurliawati, Fadhillathul Nurmaliya, Fauzia Rifany Oktaviani, Sindi Olivian, Nauval Sebastian Padan, Rizki Nina Paridah, Dea Nur Paujiah, Lusi Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Prasetyo, Andri Prasetyo Pratomo, Dimas Wahyu Pujawati4, Lexsa Pujiyani, Delya Puspita, Dea Putri, Alifia Chlorena Putri, Ika Indriani Putri, Isfahani Maulidah Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachma, Risma Nuraulia Rachmat, Shinta Widia Rahayu, Nikeu Rahayu, Resna Gita Rahmadhani, Sekar Harsti Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramadhani, Tria Novita Siti Ramdhiani, Nova Dwi Ramdlani, Fahmi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Ririhani, Intan Riska Prasetiawati, Riska Rizky Pratama Putra Rojabi, Mochamad Fahad Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Sabila, Sipa Sahrisyawal, Fajar Salimah, Suci Intan Salma, Rifa Fakhriah Salsabila Adlina Salsabila, Dinda Aulia Santika, Mawar Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Seryarini, Ririn Shaleha, Hafizha Nur Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Siti Hamidah Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sopiyurrohman, M Luthfi Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Sutisna, Muhamad Hilmi Syamsudin, Atasya Syarifah, Siti Nurlaelatu Taufik Hidayat Tia Setiawati Ulpah, Mariah Wardiah, Shelya Nurul Wati, Erez Widya Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Widiyanti, Risma Wihdatunnisa, Imelda Wijayanti, Nimas Ayu Kencana Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yunarsih, Yuni Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani Zulvana, Anggi