SARS-CoV-2 adalah suatu virus yang menyebabkan munculnya COVID-19 di kehidupan manusia dan menjadi sebuah pandemic darurat pada Maret 2020. diketahui bahwasanya target utama untuk mengatasi pandemi tersebut adalah melalui pengembangan obat anti-COVID-19 dari enzim 3c-Like Protease (3CLpro), yang menjadi sebuah enzim penting untuk mampu menjadi sebuah replikasi virus terkait. Studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa anti-virus, terutama yang berasal dari tumbuhan, dalam menghambat enzim 3CLpro melalui metode molecular docking. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian yang dilakukan sekitar tahun 2012 hingga 2022 saja. Perolehan hasil menunjukkan bahwa senyawa seperti umifenovir, catechin gallat (CG), dan epicatechin gallat (ECG) memiliki skor docking yang sangat baik, dengan nilai energi bebas (ΔG) yang rendah, menunjukkan afinitas yang tinggi terhadap enzim 3CLpro. Selain itu, senyawa-senyawa dari tumbuhan lokal seperti jambu biji, teh hijau, dan bidara Arab juga menunjukkan potensi sebagai penghambat SARS-CoV-2. Studi ini menyimpulkan bahwa senyawa-senyawa tersebut dapat menjadi kandidat obat anti-COVID-19 yang efektif, dan Indonesia, dengan kekayaan biodiversitasnya, memiliki potensi besar untuk proses pengembangan beragam obat herbal yang berpotensi melawan COVID-19. Dengan itu, dibutuhkan adanya penelitian lanjutan guna memvalidasi temuan ini melalui uji in vitro dan in vivo.
Copyrights © 2025