Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan terbentuknya plak beta-amiloid, peningkatan stres oksidatif, serta kondisi peradangan kronis yang mengarah pada kematian sel saraf. Beberapa senyawa bioaktif yang terdapat dalam tumbuhan lokal diketahui memiliki potensi sebagai antioksidan yang melindungi saraf, menjadikannya kandidat untuk terapi Alzheimer. Kajian ini meneliti potensi antioksidan dari ekstrak tumbuhan lokal, seperti bawang lanang (Allium sativum), daun dan biji pepaya (Carica papaya L.), serta kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Analisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan metode DPPH menunjukkan bahwa senyawa fenolik, flavonoid, dan sulfur dalam ekstrak tumbuhan ini memiliki kapasitas antioksidan tinggi serta dapat melindungi neuron dari stres oksidatif dan neuroinflamasi. Hasil ini mendukung pengembangan terapi berbasis kimia medisinal dari senyawa bioaktif tumbuhan lokal sebagai pendekatan potensial dalam pengobatan Alzheimer. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai peran tumbuhan lokal dalam mendukung strategi terapeutik untuk Alzheimer.
Copyrights © 2025