Produktivitas kerja pegawai merupakan faktor krusial dalam menentukan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan seperti Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja fisik terhadap produktivitas kerja pegawai di Puskesmas Maros Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh populasi sebanyak 53 orang ASN sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan dengan bantuan SPSS 13.0, serta data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres kerja (X₁) dan lingkungan kerja fisik (X₂) secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (Y). Stres kerja memiliki nilai signifikansi 0,007 dan lingkungan kerja fisik sebesar 0,000 (p < 0,05). Uji F menunjukkan pengaruh simultan yang signifikan dengan nilai F-hitung 31,216. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,555 menunjukkan bahwa 55,5% variasi produktivitas dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulannya, stres kerja dan lingkungan kerja fisik merupakan faktor penting yang perlu dikelola secara terpadu untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Peningkatan kualitas lingkungan kerja serta manajemen stres yang baik sangat dianjurkan untuk mendukung efektivitas kinerja di Puskesmas
Copyrights © 2025