Wilayah tropis dunia merupakan daerah dengan temperatur yang relatif tinggi sepanjang tahun. Temperatur wilayah ini tentunya mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, khususnya di wilayah tersebut. Penelitian ini menganalisis rata-rata bulanan temperatur permukaan udara (SAT) dan anomali SAT dari tahun 1940 hingga 2023, serta pola anomali angin di wilayah tropis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata SAT berkisar antara 23.5°C hingga 26.5°C, dengan puncak temperatur terjadi pada Mei dan Oktober setiap tahunnya. Tren jangka panjang menunjukkan peningkatan SAT dari tahun ke tahun, yang konsisten dengan pemanasan global. SAT terendah terjadi pada tahun 1943, sementara SAT tertinggi tercatat pada tahun 2024. Rata-rata anomali SAT menunjukkan variasi bulanan, dengan nilai positif pada Februari, April, Juni, dan Desember, yang kemungkinan dipengaruhi oleh fenomena atmosfer seperti El Niño dan La Niña. Analisis anomali angin mengungkap dominasi angin timuran di wilayah tropis, yang lebih cepat di atas lautan dibandingkan daratan akibat perbedaan gesekan permukaan. Variasi musiman menunjukkan perubahan pola angin, dengan puncak angin timuran pada Juni-Agustus (JJA) dan transisi ke angin baratan pada September-November (SON). Fenomena ini terkait dengan sistem sirkulasi atmosfer global, seperti Sel Hadley, angin pasat, Monsun Asia, dan Dipole Mode Indian Ocean (IOD). Penelitian ini menegaskan bahwa pola SAT dan angin tropis mengalami perubahan yang sejalan dengan variabilitas iklim global, sehingga diperlukan studi lebih lanjut untuk memahami dampak fenomena iklim terhadap dinamika atmosfer
Copyrights © 2025