Pendidikan bagi umat manusia merupakan kekuatan mutlak yang harus dipenuhi sepanjang hayat. Tanpa pendidikan sama sekali mustahil kelak manusiadapat hidup berkembang sejalan dengan aspirasi dan cita-cita untuk maju. Pendidikan sangat penting bagi kehidupan, karena tanpa pendidikan seseorang tidak akan mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan. Penelitian ini terfokus pada kajian kepustakaan dengan cara menghimpun informasi yang relevan dari seorang tokoh pendidikan yakni Ibnu Khaldun tentang konsep pendidikan. Studi Pustaka ialah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Ibnu Khaldun lahir pada saat keluarganya telah mengakhiri kiprahnya di dunia politik dan lebih menaruh perhatian pada ilmu agama dan pendidikan. Ibnu Khaldun yang memiliki nama lengkap Abdu al-Rahman ibn Muhammad ibn Muhammad ibn Muhammad ibn al-Hasan ibn Jabir ibn Muhammad ibn Ibrahim ibn Khalid ibn Usman ibn Hanil ibn al-Khathab ibn Kuraib ibn Ma’dikarib ibn al-Harish ibn Wail ibn Hujr menjalani masa-masa pertumbuhan dalam suasana keilmuan dan peribadatan yang tenang di bawah asuhan kedua orang tuanya. Ibnu Khaldun adalah seorang pendidik dengan beberapa keterampilan yang luar biasa. Ia merupakan seseorang yang sangat disegani di kalangan para pemikir-pemikir baik Barat maupun Timur Tengah. Ibnu Khaldun adalah seorang tokoh besar dunia Islam, yang berhasil memberikan kontribusi yang begitu besar dalam dunia keilmuan yang ada di dunia. Dalam konsep pendidikan Ibnu Khaldun membagi menjadi 3 bagian, yaitu : pandangan tentang manusia didik, pandangan tentang ilmu, metode pengajaran. Menurut Ibnu Khaldun ada tiga tingkatan tujuan yang hendak dicapai dalam proses pendidikan, yaitu: Pengembangan kemahiran (al-malakah atau skill) dalam bidang tertentu, Penguasaan keterampilan profesional sesuai dengan tuntutan zaman, dan Pembinaan pemikiran yang baik.
Copyrights © 2024