Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan penerapan pembelajaran agama Islam di perguruan tinggi dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa, serta tantangan yang dihadapi dalam mempraktekkan ajaran Islam di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi. Metode yang digunakan adalah survei dengan responden mahasiswa angkatan 2020 hingga 2021 di sebuah perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% mahasiswa merasa pembelajaran agama Islam relevan dengan kehidupan mereka, memberikan panduan moral dan spiritual. Sebanyak 72% mahasiswa mengungkapkan bahwa nilai-nilai agama Islam diterapkan dalam interaksi sosial, baik di kampus maupun dalam kehidupan pribadi. Namun, 58% mahasiswa berpendapat bahwa pembelajaran agama Islam masih terlalu teoritis dan kurang menekankan aplikasi praktis untuk menghadapi tantangan global, seperti penggunaan teknologi dan isu sosial. Di sisi lain, 63% mahasiswa merasa bahwa kebudayaan Jawa memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam, terutama dalam nilai kesederhanaan dan gotong royong. Meskipun demikian, 50% mahasiswa mengaku bingung dalam mengamalkan ajaran Islam karena pengaruh budaya Barat yang kerap bertentangan. Penelitian ini menyarankan agar kurikulum pendidikan agama Islam diperbaharui dengan lebih fokus pada pengembangan keterampilan praktis yang relevan dengan tantangan zaman.
Copyrights © 2024