Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan memetakan perkembangan konsep literasi fisik periode 2010-2021 melalui analisis definisi, kerangka konseptual, dan alat ukur di berbagai negara. Menggunakan metode PRISMA, penelitian menganalisis 78 artikel dari database Scopus, Web of Science, PubMed, dan ERIC. Hasil mengungkapkan tiga temuan utama: (1) variasi definisi dengan dominasi model holistik Whitehead (53%) dan model berbasis kompetensi Kanada (22%); (2) perbedaan kerangka kerja antarnegara dimana Kanada dan Inggris mendominasi pengembangan instrumen; serta (3) keterbatasan validasi lintas budaya pada 70% alat ukur. Simpulan menunjukkan perlunya konsensus inti yang memungkinkan adaptasi lokal, pengembangan instrumen lebih inklusif, dan penelitian di negara berkembang. Temuan ini memberikan dasar empiris untuk pengembangan kebijakan pendidikan jasmani berbasis literasi fisik yang kontekstual.
Copyrights © 2021