PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman. Perusahaan tersebut sering mengalami downtime yang cukup tinggi. Dimana downtime menyebabkan rendahnya nilai OEE. Hal tersebut terjadi karena sering rusaknya sebuah mesin saat proses produksi sedang berlangsung. Masalah tersebut terjadi di area packing pada mesin line 1 horizontal. Pada penelitian kali ini peneliti ingin menerapkan perawatan prefentif dengan memperhitungkan nilai keandalan pada mesin line 1 horizontal dengan harapan dapat membantu menurunkan nilai downtime pada di line 1 horizontal. Analisis dilakukan dengan menentukan komponen kritis sesuai dengan uji kesesuaian distribusi pada mesin line 1 horizontal, melakukan perhitungan nilai reliability, dan MTTF. Selanjutnya menentukan jarak waktu perbaikan dan penjadwalan, biaya yang diperlukan untuk melakukan perawatan prefentif serta membandingkan dengan biaya corrective maintenance. Setelah dilakukannya perhitungan dapat diketahui untuk biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk melakukan preventive maintenance sebesar Rp 436.200.000 dimana angka tersebut menunjukkan adanya penghematan biaya sebesar Rp 567.400.000 dari biaya perawatan secara korektif sebelumnya sebesar Rp 1.003.600.000.
Copyrights © 2024