Penelitian ini mengkaji fenomena star syndrome dalam masyarakat melalui fotografi konseptual, dengan memanfaatkan pencahayaan, simbolisme, dan teknik digital imaging untuk menciptakan karya visual yang menggambarkan gejala-gejala seperti keinginan untuk tampil sempurna, kecenderungan merendahkan orang lain, serta dampak sosial media. Pengkarya menggabungkan teori semiotika untuk menafsirkan objek-objek yang berkaitan dengan fenomena ini, dan menghasilkan 20 karya foto yang merepresentasikan perilaku terkait star syndrome. Semua foto adalah karya asli pengkarya yang disusun berdasarkan storyboard, dengan pendekatan observasi dan sudut pandang pribadi terhadap fenomena sosial ini. Dalam proses penciptaan, pengkarya juga memanfaatkan wawancara dengan ahli psikologi dan penderita untuk mendalami lebih jauh ciri-ciri dari fenomena tersebut. Karya ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman visual, tetapi juga membuka refleksi kritis mengenai dampak psikologis yang ditimbulkan oleh star syndrome. Diharapkan, karya ini dapat memberikan wawasan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih memahami dan mencegah fenomena tersebut.
Copyrights © 2025