Proses pemilihan tenaga kependidikan berkualitas seringkali kompleks, melibatkan penilaian kualifikasi akademik, pengalaman kerja, keterampilan interpersonal, dan komitmen terhadap pengembangan pendidikan. Kompleksitas ini membuat seleksi memakan waktu, sulit dinilai secara objektif, dan rentan terhadap penilaian yang tidak konsisten. Ketidakmampuan menjalankan seleksi dengan tepat dapat menghambat efektivitas dan efisiensi proses pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan proses pemilihan yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) dapat menjadi solusi yang menjanjikan. Metode SAW mampu mempercepat proses seleksi, meningkatkan objektivitas, dan konsistensi dalam penilaian, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih akurat. Penelitian menunjukkan bahwa SPK berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) berhasil memperluas kemampuan panitia di Fakultas Teknik Universitas Indonesia dalam mengambil keputusan terkait tenaga kependidikan terbaik. SPK berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) membantu dalam memecahkan masalah dengan kriteria kompleks dan tidak terstruktur, serta membuat proses pemilihan menjadi lebih transparan dan sistematis. Hal Ini memastikan bahwa tenaga kependidikan terbaik dipilih berdasarkan kriteria yang objektif, efektif, dan terukur.
Copyrights © 2025