Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru dalam pendidikan anak disleksia kelas VI SD. Disleksia adalah gangguan belajar yang menyebabkan kesulitan dalam membaca, menulis, dan mengeja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap guru kelas VI di SD Negeri Plumbon 03 untuk menggali informasi mengenai pengalaman mengajar anak dengan disleksia, tantangan yang dihadapi, strategi pembelajaran, serta pengamatan kemajuan dan kesulitan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendukung anak disleksia melalui penerapan strategi pengajaran adaptif seperti pembelajaran berbasis permainan dan penggunaan media visual. Selain itu, pendampingan tambahan di luar jam pelajaran dan koordinasi dengan orang tua juga berkontribusi signifikan terhadap kemajuan anak. Meskipun terdapat kendala seperti rendahnya motivasi belajar dan kesulitan memahami konsep abstrak, intervensi yang tepat selama satu semester menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan membaca dan menulis anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan yang berkelanjutan dan responsif dari guru dan orang tua sangat penting bagi anak disleksia untuk mencapai potensi maksimal dalam pendidikan.
Copyrights © 2025