Jurnal Penyuluhan
Vol. 21 No. 01 (2025): Jurnal Penyuluhan

Kajian Implementasi dan Manfaat Pertanian Perkotaan pada Kelompok Tani di Kota Bogor

Sukma Aprilia Islami (Unknown)
Tati Budiarti (Unknown)
Afra Donatha Nimia Makalew (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Apr 2025

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Bogor telah menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan. Praktik pertanian perkotaan dapat menjadi solusi keberlanjutan lingkungan dan pemenuhan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi upaya penerapan, manfaat, kendala, serta keberlanjutan pertanian perkotaan di Kota Bogor berdasarkan persepsi kelompok tani. Penelitian dilakukan melalui survei, wawancara, dan kuesioner pada sampel 40 kelompok tani yang dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan nilai indeks skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pertanian perkotaan di Kota Bogor umumnya dilakukan pada luas lahan yang terbatas dengan komoditas utama berupa sayuran. Persepsi kelompok tani di Kota Bogor menunjukkan upaya penerapan pertanian perkotaan dinilai baik (nilai indeks 0,80), dengan kendala yang tergolong sedang (indeks nilai 0,53). Manfaat pertanian perkotaan sangat dirasakan oleh kelompok tani dengan nilai indeks 0,84, terutama dalam aspek sosial yaitu sebagai sarana edukasi dan peningkatan interaksi sosial. Keberlanjutan pertanian perkotaan di Kota Bogor dinilai baik oleh kelompok tani (nilai indeks 0,76). Konsep dasar pengembangan pertanian perkotaan diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbuka disekitar masyarakat sebagai lahan pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga dengan memperhatikan aspek regulasi dan kebijakan, lingkungan, sosial, ekonomi, serta teknologi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jupe

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Penyuluhan diterbitkan dalam rangka mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian tentang pengembangan kapasitas manusia di berbagai bidang, di aras mikro, messo, dan makro. Peneliti, pelaku bisnis, pemegang kebijakan, akademisi, penyuluh, dan peminat pengembangan ilmu dan aspek praktis dalam ...