Penelitian ini membahas kontribusi pendidikan Islam moderat terhadap keberagamaan komunitas Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Surabaya. PITI menerapkan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin tanpa diskriminasi, dengan fokus pada pendidikan Islam yang moderat, inklusif, seimbang, serta mempromosikan toleransi dan kesetaraan. Selain itu, PITI juga menghargai keragaman budaya, termasuk warisan budaya Tionghoa, sebagai upaya membangun persatuan antara komunitas Islam Tionghoa dan Muslim lainnya di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ketua komunitas, ketua bidang dakwah, takmir Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya, dan anggota PITI Surabaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara analisis data melibatkan proses pengkodean, deskripsi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan Islam moderat di komunitas PITI Surabaya berhasil meningkatkan pemahaman inklusif terhadap nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin sambil mempertahankan identitas budaya Tionghoa. Namun, terdapat tantangan seperti ketidakaktifan anggota, kesulitan para muallaf dalam mengakui identitas keislamannya, dan tekanan dari keluarga. Solusi yang diterapkan meliputi pemberitahuan kegiatan rutin secara langsung dan melalui media sosial, pelaksanaan kegiatan tepat waktu, serta pembinaan muallaf secara berkala. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pendidikan Islam moderat pada komunitas PITI untuk meningkatkan dampaknya secara efektif.
Copyrights © 2025