Abstrak Olahragawan di Kabupaten Garut menghadapi kendala dalam pemulihan cedera akibat kurangnya pemahaman tentang teknik terapi yang tepat serta keterbatasan akses ke fasilitas medis. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian ini mengimplementasikan sport massage sebagai metode pemulihan yang dilakukan oleh mahasiswa yang telah mengontrak mata kuliah Penanganan dan Pencegahan Cedera Olahraga di Universitas Garut. Metode yang digunakan adalah praktik langsung sport massage dengan teknik effleurage, petrissage, tapotement, dan friction, serta edukasi kepada atlet dan pelatih tentang pentingnya terapi ini. Evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan peserta dan pengamatan terhadap kondisi atlet pasca-terapi. Hasil menunjukkan 85% peserta sangat puas dan 15% cukup puas. Para atlet merasakan penurunan nyeri otot, peningkatan fleksibilitas, dan pemulihan lebih cepat. Selain itu, 90% mahasiswa berhasil menerapkan teknik dengan benar. Kendala utama adalah keterbatasan fasilitas pendukung dan perlunya pelatihan lanjutan bagi mahasiswa. Program ini terbukti efektif dalam membantu pemulihan cedera serta meningkatkan keterampilan mahasiswa. Pengembangan lebih lanjut diperlukan dengan meningkatkan kualitas pelatihan, memperluas cakupan layanan, dan menyediakan fasilitas terapi yang lebih baik.
Copyrights © 2025