Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia 5-6 tahun. Latar belakang penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran komunikasi orang tua dalam membentuk kemampuan sosial anak, terutama pada usia prasekolah yang merupakan periode penting dalam perkembangan sosial mereka. Pendekatan yang dipilih berupa penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian melibatkan 80 responden yang dipilih melalui teknik total sampling di TK Tunas Bangsa Krajan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola komunikasi orang tua serta kemampuan sosialisasi anak yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh diolah secara statistik melalui uji Spearman-rho. Hasil penelitian menemukan adanya korelasi signifikan antara pola komunikasi orang tua dan kemampuan sosialisasi anak (p = 0,000; r = 0,603) dengan kekuatan korelasi kuat dan arah korelasi positif. Hubungan positif ini menegaskan bahwasanya semakin baik pola komunikasi orang tua, maka akan semakin baik kemampuan sosialisasi anak. Sebagian besar responden (68,8%) memiliki pola komunikasi kategori sedang, sementara 77,5% anak menunjukkan kemampuan sosialisasi yang juga berada pada kategori sedang. Penelitian ini menyarankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan institusi pendidikan untuk membangun pola komunikasi yang efektif, demi mendukung perkembangan sosial anak.
Copyrights © 2025