Tanah merupakan suatu bagian terpenting dalam struktur bangunan karena memiliki fungsi sebagai penopang dari bangunan. Kestabilan tanah harus diperhatikan agar konstruksi bangunan aman dan tahan lama. Jenis tanah lempung ada yang memiliki nilai plastisitas yang tinggi dan kuat geser yang rendah. Tanah seperti ini memerlukan stabilisasi dengan penambahan bahan tambah seperti abu marmer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penambahan kadar abu marmer yang memberikan dampak optimal dalam memperbaiki sifat plastisitas, kepadatan, dan kuat geser. Bahan tambah yang digunakan adalah abu marmer dengan kadar 3%, 6%, 9%, dan 12% dari berat tanah kering. Benda uji dibedakan berdasarkan umur pemeraman sebelum diuji dengan triaksial. Berdasarkan dari hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan abu marmer memberikan dampak maksimal dalam memperbaiki sifat plastisitas dan kepadatan maksimal pada penambahan sebanyak 6%. Hal ini diikuti dengan peningkatan kuat geser yang signifikan pada penambahan yang sama. Umur pemeraman yang baik dalam meningkatkan sudut gesek dalam tanah didapatkan pada 14 hari.
Copyrights © 2024