Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang masih menjadi permasalahan kesehatan pada masyarakat di dunia. Menurut WHO, hipertensi mempengaruhi 1,28 miliar orang di seluruh dunia. Sebagian besar penderita hipertensi baru menyadari ketika muncul komplikasi dari hipertensi seperti jantung coroner, stroke, gagal ginjal. Penatalaksanaan yang tepat yaitu dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologis, salah satunya adalah peningkatan aktivitas fisik melalui terapi Isometric Handgrip Exercise. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Pakjo Palembang Tahun 2024. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang menderita hipertensi di Puskesmas Pakjo Palembang saat dilakukan penelitian dengan jumlah sampel sebanyak 15 responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. hasil penelitian didapatkan rata- rata tekanan darah sistolik sebelum dilakukan terapi isometric handgrip sebesar 156,80 dan setelah dilakukan terapi isometric handgrip mengalami penurunan menjadi 146,93. Sedangkan tekanan darah diastolik sebelum dilakukan terapi isometric handgrip sebesar 102 dan setelah dilakukan terapi isometric handgrip mengalami penurunan menjadi 96,07. Hasil uji statistik didapatkan ada pengaruh terapi isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah sistolik (p.value = 0,000) dan tekanan darah diastolik (p.value = 0,003) pada pasien hipertensi di Puskesmas Pakjo Palembang Tahun 2023. Saran diharapkan dapat mengembangkan kebijakan untuk menerapkan kegiatan isometric handgrip exercise sebagai salah satu terapi non farmakologi untuk pasien dengan hipertensi selain terapi obat-obatan yang selama ini diberikan untuk penderita hipertensi. Kata Kunci : Isometric Handgrip Exercise, Tekanan Darah, Hipertensi
Copyrights © 2025