Berdasarkan Permenkes Nomor 72 Tahun 2016, Pelayanan kefarmasian mencakup sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang bermutu dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengkajian resep racikan pediatri di RSUD Kabupaten Wakatobi memenuhi syarat administrasi, farmaseutik, klinis, serta mengetahui presentase kelengkapannya. Instrumen yang digunakan meliputi lembar resep, buku farmasetik, kalkulator, serta panduan Kemenkes RI. Penelitian menunjukkan ketidaklengkapan resep, berat badan dan usia pasien, adalah penyebab utama kesalahan perhitungan dosis. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan ketelitian penulisan resep untuk mengurangi risiko kesalahan peresepan. Kesimpulan menunjukkan persentase kelengkapan setiap lembar resep racikan pediatri di RSUD Kab. Wakatobi periode Januari-Juni 2024 kelengkapan aspek administrasi 100%, aspek farmasetik 100%, kecuali bentuk sediaan obat 97,22%, aspek klinis meliputi duplikasi pengobatan, ketepatan waktu penggunaan memenuhi persyaratan dengan persentase 100%. ketepatan dosis terdapat obat underdosis sekali sebanyak 105 (35,73%) dan sehari sebanyak (26,46%), tepat dosis sekali sebanyak (17,86%) dan sehari (29,89%), adapun yang melebihi dosis lazim sekali sebanyak (45,70%) dan sehari (42,61%), dan overdosis sekali sebanyak (17,86%) dan sehari (8,93%).
Copyrights © 2025