Penyakit gagal ginjal kronis memerlukan terapi fungsi ginjal, seperti hemodialisis (HD). Hal ini menimbulkan masalah gangguan tidur sehingga intervensi yang akan dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur pada Pasien adalah manajemen tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya Penatalaksanaan Manajemen Tidur Terhadap Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalankan Hemodialisis Di Rsud Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross- sectional dengan hasil berupa univariat dan bivariat. Total sampling pada penelitian ini 47 responden. Besaran sampel minimum 32 sampel. Didapatkan jumlah 36 sampel pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan status psikologis (p-value = 0,008) dengan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, tidak ada hubungan sleep hygiene (p-value = 0,091) dengan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, dan ada hubungan kepatuhan terapi (p-value = 0,008) dengan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Depati Bahrin Sungailiat tahun 2024. Saran dari peneliti adalah diharapakan meningkatkan Upaya pemberian edukasi mengenai kualitas tidur yang baik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa.
Copyrights © 2025