Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat badan < 2500 gram. Bayi Berat Lahir Rendah akan mengalami banyak masalah antara lain hipotermi, sindrom gawat nafas, perdarahan intra kranial, hiperbilirubineamia dan hipoglikemia, masalah yang lain adalah bayi biasanya tidak mampu untuk melakukan aktivitas minum, sehingga mempunyai masalah pertumbuhan dan perkembangan (Ulfianasari et al., 2023) Hal ini menyebabkan bayi BBLR mengalami kesulitan menghisap dan menelan, kemampuan minum pada bayi dipengaruhi oleh keberadaan refleks rooting (mencari), sucking (menghisap), dan swallowing (menelan) yang akan berubah menjadi terkendali mulai usia 3 bulan dan fungsinya menjadi berkembang, yaitu kemampuan untuk makan dan minum Bayingka kematian BBLR adalah dengan mengatasi masalah yang terjadi dengan reflek hisap yang lemah, yaitu dengan memberikan stimulasi Oral Sensorimotor Therapy sejak dini berupa sentuhan pemijatan terhadap jaringan otot disekitar mulut. Tujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh stimulasi oral terhadap reflek hisap bayi BBLR. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil Yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan kemampuan otot menghisap dan menelan pada bayi, yaitu pada bayi 1 dan 2 pada hari ketiga diberikan Oral Sensoriotor Therapy otot menghisap dan menelan sudah kuat, lama menyusui bayi pun bertambah. Ditandai dengan peningkatan berat badan menjadi bayi 1 2000 garm, dan bayi 2 1750 gram. Penerapan Oral Sensorimotor Therapy dapat meningkatkan kemampuan minum bayi, meningkatkan kekuatan, kontrol, dan koordinasi otot-otot mulu. Kesimpulan terjadi peningkatan pada kemampuan otot refleks menghisap dan menelan pada kedua bayi.
Copyrights © 2025