Stroke menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius dan merupakan salah satu penyakit sillent killer karena angka kesakitan dan kematian yang tinggi di dunia, baik di negara maju maupun negara berkembang. Masalah resiko perfusi serebral dan gangguan mobilitas fisik sering terjadi pada pasien stroke. Intervensi yang bisa dilakukan pada pasien stroke adalah Pemantaun tekanan intrakranial dengan penerapan intervensi mandiri Familair Auditory Sensory Traing (FAST) dan perawatan tirah baring. Tujuan dari studi kasus ini adalah setelah dilakukan asuhan keperawatan terjadi peningkatan perfusi serebral yang ditandai dengan peningkatan pada salah satu komponen nilai Glasgow coma scale (GCS) dan tidak terjadinya decubitus pada pasien stroke. Studi kasus ini menggunakan metode case study design dengan pendekatan proses asuhan keperawatan, dengan subyek dua pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengambilan data dengan menggunakan penilaian Glasgow Coma Scale (GCS) dan skore resiko decubitus skala norton, hasil studi kasus menunjukan bahwa ada peningkatan perfusi cerebral setelah penerapan intervensi FAST dan tidak terjadi decubitus pada pasien stroke. Kesimpulannya adalah Intervensi FAST dapat meningkatkan perfusi serebral dan perawatan tirah baring dapat mencegah terjadinya decubitus pada pasien stroke.
Copyrights © 2025