Cedera otak traumatik merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian, dan bila terjadi pada wanita hamil, penanganan yang kompleks dan pertimbangan khusus harus diperhatikan. Tujuan untuk menjelaskan dan menganalisis kasus cedera otak traumatik pada kehamilan. Seorang perempuan berusia 41 tahun pasca kecelakaan lalu lintas datang dengan keluhan mual, muntah, pusing, nyeri perut, dan tidak sadarkan diri, pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan epigastrium, hematoma frontal dan multiple excoriation vulnus. Pada CT scan kepala tidak ditemukan adanya perdarahan, pada pemeriksaan status obstetri ditemukan G3P2002 usia kehamilan 20/21 minggu, posisi kepala, primitua sekunder, usia > 35 tahun. Pasien menjalani penanganan trauma kepala dan perawatan kehamilan konservatif yang melibatkan manajemen multidisiplin. Pasien dengan cedera otak traumatik pada kehamilan, baik yang ringan maupun yang berat, dikaitkan dengan hasil maternal dan fetal yang buruk, oleh karena itu diperlukan manajemen multidisiplin yang komprehensif dan pemantauan intensif untuk mencapai hasil pasien yang baik.
Copyrights © 2025