Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KNOWLEDGE LEVEL ON PREGNANT WOMEN ABOUT DANGER SIGNS OF PREGNANCY IN THE NGRAMBE COMMUNITY HEALTH CENTER, NGAWI REGENCY Wibowo, Muhammad Farhan; Alami, Eqiel Navadz Akthar; Hidayat, Agung Wahyu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.7018

Abstract

Indonesia is a country with the highest Maternal Mortality Rate (MMR) in Southeast Asia. Ngawi Regency itself still had high maternal mortality rate that recorder six pregnant women died in 2023, so this is still a concern for the local Ngawi Regency Government. Knowledge is one of many factors that influences the occurrence of maternal mortality in Indonesia. This study is descriptive and aims to evaluating level of knowledge about danger sign in pregnancy on maternal in Ngrawe district, Ngawi. The data used were primary data obtained from pretest and posttest using a questionnaire. The results of pretest were in the sufficient category on 18 samples (45%), 5 samples (12.5%) in poor category, and 17 others samples (42 .5%) in good category. And the postetst showed good result that all samples were able to answer all research questionnaire questions with correct answers The conclusion of this study is that knowledge is main factor to improve good labour in maternal and decrease MMR.
CASE REPORT : TRAUMATIC BRAIN INJURY IN PREGNANCY WIBOWO, MUHAMMAD FARHAN; Damayanti, Indra; Darmadi, Sigit
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43039

Abstract

Cedera otak traumatik merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian, dan bila terjadi pada wanita hamil, penanganan yang kompleks dan pertimbangan khusus harus diperhatikan. Tujuan untuk menjelaskan dan menganalisis kasus cedera otak traumatik pada kehamilan. Seorang perempuan berusia 41 tahun pasca kecelakaan lalu lintas datang dengan keluhan mual, muntah, pusing, nyeri perut, dan tidak sadarkan diri, pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan epigastrium, hematoma frontal dan multiple excoriation vulnus. Pada CT scan kepala tidak ditemukan adanya perdarahan, pada pemeriksaan status obstetri ditemukan G3P2002 usia kehamilan 20/21 minggu, posisi kepala, primitua sekunder, usia > 35 tahun. Pasien menjalani penanganan trauma kepala dan perawatan kehamilan konservatif yang melibatkan manajemen multidisiplin. Pasien dengan cedera otak traumatik pada kehamilan, baik yang ringan maupun yang berat, dikaitkan dengan hasil maternal dan fetal yang buruk, oleh karena itu diperlukan manajemen multidisiplin yang komprehensif dan pemantauan intensif untuk mencapai hasil pasien yang baik.