Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca dengan kemampuan membaca pemahaman di kalangan pelajar tingkat menengah. Dengan berkembangnya akses terhadap berbagai sumber bacaan baik dari buku cetak maupun digital, penting untuk melihat sejauh mana kebiasaan membaca memengaruhi pemahaman terhadap isi bacaan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari dua sumber utama: artikel berita dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia dan berita daring dari situs berita nasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara intensitas membaca dengan tingkat pemahaman bacaan. Selain itu, analisis ejaan menunjukkan bahwa sebagian besar teks berita daring masih mengandung beberapa penyimpangan dari kaidah PUEBI, berbeda dengan teks dalam buku yang cenderung lebih baku.
Copyrights © 2024